Manado – Curah hujan dengan intensitas tinggi yang terjadi di Kota Manado mulai Minggu (01/03) malam hingga Senin (02/03) mengakibatkan beberapa wilayah daerah ini mengalami banjir dan tanah longsor.
Salah satu yang terdampak banjir yang cukup parah yakni Kelurahan Mahawu Kecamatan Tuminting dan Kelurahan Bailang Kecamatan Bunaken.
Walikota Manado DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA bersama Ketua Tim Penggerak Pemberdayaan Kesejahteraan Keluarga (TP-PKK) Kota Manado yang juga Ketua Palang Merah Indonesia (PMI) Kota Manado Prof DR Julyeta PA Lumentut Runtuwene MS DEA, mulai Senin malam sampai Selasa (03/03) subuh, terus memantau kondisi di dua kelurahan tersebut.
Dibantu PMI, Badan Search And Resque Nasonal (Basarnas), kepolisian dan Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD), Camat Tuminting dan Lurah di dua kelurahan tersebut memberikan bantuan serta melakukan evakuasi warga terdampak banjir.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
“Terima kasih teman-teman PMl, Basarnas, Polisi, BPBD, Camat, Lurah yang masih tetap siaga bantu evakuasi dan beri makan buat warga yang terdampak.banjir di Mahawu dan Bailang. Airnya mengalir deras,”ujar Walikota Vicky Lumentut.
Orang nomor satu di Manado itu menghimbau warga Kota Manado yang terdampak bamjir agar mentaati instruksi serta petunjuk yang diberikan petugas agar tidak menimbulkan korban jiwa.
Selain itu, sebagai Kota Doa, warga Manado juga diminta untuk terus berdoa kepada Tuhan Yang Maha Esa agar cuaca kembali membaik.
“Saya harapkan warga ikuti setiap instruksi/petunjuk yang diberikan petugas agar kita terhindar dari korban jiwa. Mari torang doakan agar cuaca tidak hujan lagi malam jelang subuh ini,”ujar Walikota Vicky Lumentut. (*/JM)






