30 Pedagang di Jarod Gunakan QRIS

Manado – Berdasarkan perjanjian kerjasama antara Perusahaan Daerah Pasar Kota Manado (PD Pasar) dan Bank Rakyat Indonesia (BRI) waktu lalu, sekitar 30 Pedagang yang berada di kawasan Wisata Kuliner jalan roda (jarod) telah menggunakan QR Code Indonesian Standard atau QRIS.

Direktur PD Pasar Kota Manado Stenly Suwuh mengatakan kepada awak media, Rabu, (10/03) lalu bahwa dalam percepatan penataan sistem pengelolaan keuangan ketika bertransaksi antara pedagang dan pembeli akan lebih aman ketika fasilitas pembayaran digital mulai diterapkan untuk pembelian.

“Jalan Roda adalah salah satu komunitas yang sudah mulai menggunakannya. Di sini ada 36 pedagang dan 30 sudah kami QRIS-kan yang mulai diterapkan pada acara sosialisasi Pekan QRIS Nasional 2020 di Jalan Roda, ” tutur Dirut.

Menurutnya, penting bagi pedagang untuk mulai mengerti penggunaan QRIS ini. Sebab saat ini proporsi penduduk Indonesia didominasi oleh generasi milenial yang melek teknologi sehingga tak menutup kemungkinan penggunaan QRIS di masa depan akan sangat tinggi.

“Kalau sekarang pedagang masih terima uang cash itu harus setor ke bank. Kalau QRIS uangnya langsung masuk rekening. Kemudian juga menghindari mendapat uang palsu atau misal ada musibah kebakaran atau dijambret, simpan uang lebih aman,” katanya.

Terbukti, berbagai inovasi serta terobosan dilakukan Direktur Utama (Dirut), Stenly Suwuh,SE, bersama jajaran direksi PD Pasar Manado, dalam menata pasar-pasar tradisional yang ada di Kota Manado, termasuk melakukan kerjasama dengan Bank Rakyat Indonesia (BRI).

“Kami terus berupaya memberikan pelayanan yang terbaik dengan melakukan pembenahan dan penataan, agar pedagang dan pembeli dapat merasa nyaman. Termasuk melakukan kerjasama dengan pihak BRI. Kalau selama ini kita telah melakukan kerjasama dengan Pengadaian terus berjalan dengan baik,”ujar Suwuh. (Dwi)

Related posts

Leave a Comment