Manado – Nasib malang dialami Yahya (19) warga Afganistan yang berdomisili di Kelurahan Kleak Kecamatan Malalayang. Pasalnya lelaki yang baru lulus SMA ini harus mendapatkan perawatan medis setelah ditikam oleh sekelompok orang yang tak dikenalinya. Peristiwa itu terjadi di Kelurahan Bumi Beringin Kecamatan Senang tepatnya di Jalan 17 Agustus. Jumat (7/6) sekitar 03.00 Wita.
Menurut informasi yang dirangkum, peristiwa itu berawal saat korban bersama lima orang temannya dengan menggunakan tiga sepeda motor, hendak pulang kerumah dari bepergian. Saat melintas di lorong Favorit, tiba tiba didepan lorong tersebut ada sekelompok anak muda yang sudah mabuk dan berteriak teriak (bakuku). Melihat hal tersebut, korban bersama teman temannya membalas teriakan tersebut.
Nah,,, saat berada di Jalan 17 Agustus, dari arah belakang muncul sebuah mobil dan langsung memalang sepeda motor korban. Lalu para pelaku turun dari mobil dan melempari korban bersama teman temannya dengan menggunakan batu. Sialnya, korban terkena lemparan batu dan langsung jatuh tersungkur. Melihat korban sudah terjatuh, para pelaku kemudian menikam korban sebanyak empat tusukan dan mengena di dada dua tikaman, perut satu tikaman serta pinggang sebelah kiri satu tikaman.
Melihat korban sudah bersimbah darah, para pelaku kemudian melarikan diri. Sementara korban yang sudah tak berdaya dibantu teman temannya dibawah kerumah sakit untuk mendapatkan perawatan medis.
- PLN Goes To You: Semarakkan Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN UP3 Gorontalo Hadir Menyapa Pelanggan
- Semangat Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Kotamobagu Perkuat Sinergi dan Keandalan Listrik Bersama Stakeholder di Boltim
- Momen Hari Pelanggan Nasional 2026, PLN Unit Layanan Pelanggan Manado Utara Hadir Lebih Dekat: Mendengar, Mengapresiasi, dan Tumbuh Bersama Pelanggan
Sementara itu, Kasubag Humas Iptu Tommi Oroh membenarkan adanya kejadian tersebut, “korban sedang dirawat intensif di rumah sakit, sementara para pelaku sedang dalam pengejaran unit lapangan,” ujarnya. (Dwi)





