Wali Kota Marten Taha : Manfaatkan AMF Untuk Promosikan Potensi Kota Gorontalo

oleh -795 Dilihat
Wali Kota Gorontalo Marten Taha (Foto Ist.)

Gorontalo – Keikutsertaan Pemerintah Kota Gorontalo pada ASEAN Mayors Forum (AMF) akan dimanfaatkan untuk mempromosikan berbagai potensi yang dimiliki Kota Gorontalo.

Sebab, menurut Wali Kota Gorontalo, Marten Taha, kegiatan yang rencananya akan dilaksanakan pada 6-7 Oktober 2022 mendatang merupakan sebuah iven internasional yang tidak hanya dihadiri oleh pemerintah kota se-ASEAN, namun juga akan diikuti oleh para investor.

“Sebagai salah kota yang ada di Pulau Sulawesi, kita memiliki banyak potensi. Maka dari itu, AMF ini kita harus manfaatkan untuk mempromosikan apa yang menjadi potensi Kota Gorontalo. Baik itu disektor UMKM, parawisata, dan sektor lainnya,” kata Marten pada rapat persiapan AMF yang dilaksanakan di Halaman Kantor Bapppeda Kota Gorontalo, Senin (26/9/2022).

Selain menjual potensi daerah, lanjut Marten, AMF juga akan dijadikan sebagai wadah untuk menimba ilmu cara mengatasi mengurai angka pengangguran dan angka kemiskinan di Kota Gorontalo yang salah satu penyebabnya adalah banyaknya warga dari pedesaan datang ke Kota Gorontalo untuk mencari pekerjaan.

“Tema dari AMF ini adalah mencapai urbanisasi cerdas. Pasti yang menjadi pembahasan utamanya adalah tentang urbanisasi atau masyarakat dari desa pindah ke kota. Kita tidak bisa mengindarinya, bahkan menolak mereka. Yang harus kita lakukan mengelolanya dengan baik biar menjadi potensi, yang pada akhirnya bisa menjadikan daerah kita sebagai daerah yang tangguh,” tutur Marten.

Tidak hanya akan dijadikan menjual potensi dan mengelola potensi para urbanisasi, AMF juga akan dimaksimalkan Pemerintah Kota Gorontalo sebagai ajang untuk sharing dengan pemerintah kita se ASEAN. Termasuk menguatkan hubungan antar kota dalam rangka mengakselerasi urbanisasi cerdas.

“Nanti juga kita bisa membangun kerjasama dengan kota-kota lain, utamanya membangun Sister City. Kan anggaran kita terbatas, maka kita manfaatkan saja kota yang ada di ASEAN ini,” pungkas Marten.

Senada dengan Marten, Kepala Bapppeda Kota Gorontalo, Meydi Novieta Silangen mengemukakan, keikut sertaan Pemerintah Kota Gorontalo pada AMF sangat penting. Sebab, kegiatan tersebut akan berfokus pada tema “Mencapai Urbanisasi Cerdas, Tangguh, dan Berkelanjutan melalui Kerja Sama ASEAN di Era New Normal”.

“Sesi pleno ini bertujuan untuk meningkatkan knowledge sharing atau berbagi pengetahuan, kesepakatan, dan diskusi dalam implementasi rencana pemulihan New Normal dan rencana kontribusi  pada visi Komunitas ASEAN,” tandas Meydi.

Kegiatan AMF, lanjut Meydi, diharapkan dapat menguatkan kerja sama di antara Kota-Kota dan Pemerintah Daerah ASEAN dalam akselerasi perwujudan lingkungan urban yang transformatif dan kesiapan kota-kota ASEAN untuk menjadi kota cerdas dan aplikasi teknologinya untuk ketangguhan urban.

Meydi menambahkan, pada kegiatan itu, pihaknya juga akan memamerkan berbagai produk hasil olahan Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) Kota Gorontalo dengan harapan produk itu akan diminati oleh para peserta.

“Dari panitia menyediakan kami sebuah stand pameran. Nah, di stand itu kami akan memamerkan berbagai produk UMKM. Selain itu, di stand itu juga kami akan menawarkan kepada para investor yang juga diundang panitia, tentang potensi Kota Gorontalo yang bisa dikembangkan oleh para investor,” tuturnya. (***/Has)

No More Posts Available.

No more pages to load.