Bitung Redaksisulut β Menindaklanjuti Surat Menteri dalam Negeri Nomor 440/2882/Bangda tanggal 25 April 2022 tentang pelaksanaan Bulan Imunisasi Anak Nasional (BIAN) tahun 2022, Wali Kota Bitung, Ir. Maurits Mantiri, MM terbitkan Surata Edaran (SE)Β Nomor:008/381/WK.
Kepala Dinas Kesehatan Pemkot Bitung, dr. Pitter Lumengkewas menyampaikan bahwa data pemerintah secara Nasional menunjukkan terjadinya penurunan cakupan kesehatan rutin.Β Baik itu cukup dasar, maupun latihan lanjutan yang signifikan.
“BIAN merupakan kegiatan pemberian tambahan Campak-Rubela dan pemberian kepada anak yang belum mendapatkan teknik lengkap”. Katanya.
Lanjutnya bahwa, untuk cakupan latihan Rutin secara nasional, turan dari 84,2 persen pada tahun 2020 menjadi 79,6 persen pada tahun 2021.
- Info Update Agenda DPRD Sulut Hari Ini : Ibadah Rutin Keluarga Besar DPRD Sulut, Hingga Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Pertanggung Jawaban APBD Dan RDP Bersama Mitra Kerja
- Erupsi Gunung Karangetang Kembali Terjadi, Plt. Bupati Heronimus Makainas Imbau Masyarakat Tetap Waspada
- National Series 2 Kejuaraan Terbuka Panjat Tebing Piala Walikota Manado 2026 Resmi Ditutup
“Penurunan penurunan tersebut disebabkan oleh berbagai faktor pada saat ‘puncak’ pendemi Covid-19, yang diantaranya minimnya tenaga kesehatan dan kegiatan masyarakat. Sehingga jumlah anak-anak yang tidak bisa dimanfaatkan secara rutin sesuai usia yang semakin bertambah dan dampak dari penurunan cakupan tersebut secara data nasional mengakibatkan adanya peningkatan jumlah kasus penyakit yang dapat dilatih dengan (PD3I) bahkan kejadian luar biasa (KLB) seperti Campak, Rubela dan Difteri”. Kata Pitter.
Dengan adanya surat edaran Wali Kota Bitung, Ir. Maurits Mantiri, MM terbitkan Surata Edaran (SE)Β Nomor:008/381/WK tentang pelqksanaan BIAN di Kotq Bitung, Pitter mengajak seluruh lapisan masyarakat untuk ikut program BIAN agar bis meningkatkan Kesehatan masyarakat.
“Untuk Program BIAN nanti akan dilaksanakan di sejumlah lokasi seperti Sekolah, Puskesmas, Posyandu dan berbagai fasilatan pelayanan Kesehatan lainnya”. Jelas Pitter. (*/Wesly)






