Ilustrasi
Manado – Seorang lelaki berinisial SP alias Steince (30) warga Kelurahan Teling Atas Lingkungan l Kecamatan Wanea. Terpaksa mendatangi Polresta Polresta Manado, Senin (12/8) kemarin. Disana lelaki yang diketahui karyawan swasta ini, melaporkan kasus penganiayaan yang dilakukan pelaku berinisial AS alias Axel Cs. Peristiwa itu terjadi pada hari Minggu (11/08) sekitar pukul 04:00 Wita di Kawasan Mega Mas, tepatnya di Depan Cafe Mr JS.
Dari infomasi yang dirangkum menurut data dan laporan pihak kepolisian, awalnya korban bersama dengan teman-temannya sedang santai di tempat kejadian perkara (TKP). Beberapa saat kemudian, teman dari pelaku datang menghampiri korban dan terlibat adu mulut bersama korban.
Karena emosi korban yang sudah tak bisa tertahankan, korban kemudian melemparkan sebuah botol minum sehingga mengena pada teman pelaku. Tiba-tiba tanpa alasan yang jelas pelaku Axel Cs, langsung menendang korban dan memukul korban dengan menggunakan botol minuman Bir dibagian kepala.
- Komisi III DPRD Provinsi Gorontalo Monitoring Progres Rehabilitasi dan Rekonstruksi Madrasah Tsanawiyah di Kabupaten Gorontalo
- Kota Tomohon Raih Penghargaan Nasional, Wali Kota Caroll Senduk Bawa Pulang Insentif Rp3 Miliar untuk Program Rakyat
- Kantah ATR/BPN Morut Hadiri Rapat Teknis Pemeriksaan Formulir UKL-UPL PT Oddell Indonesia
Akibatnya korban mengalami rasa sakit di sekujur tubuh dan luka robek dibagian kepala. Melihat korban sudah bersimbah darah, para pelaku kemudian langsung pergi meninggalkan lokasih kejadian, sementara korban dibantu warga yang berada di lokasih kejadian, langsung membawa korban untuk mendapatkan perawatan medis,
Tak terima dengan perbuatan yang di lakukan para pelaku, usai mendapatkan perawatan medis, korban akhirnya melaporkan kejadian tersebut kepihak yang berwajib.
Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, ketika dikonfirmasi melalui melalui Kasat Reskrim Tommy Aruan, melalui pesan WhatsApp (WA), Rabu (14/08), membenarkan adanya laporan itu. “Laporannya sudah diterima dan masih sementara dalam proses penyelidikan.” ujarnya. (Dwi)






