Tahuna – Rehabilitasi talud pantai tidore dengan anggaran Rp 5 miliar yang dialokasikan Pemerintah melalui Dinas PUPR, yang proyeknya akan dilelang dalam waktu dekat ,Pengacara muda Junawir Stirman SH angkat Bicara.
Stirman menuturkan masyarakat Tidore menyambut baik atas diperbaikinya talud yang notabene rusak akibat hantaman ombak ,setiap cuaca buruk yang terjadi di kabupaten Sangihe.
“Atas nama masyarakat tidore kami menyambut baik akan perbaikan talud ini ,namun yang patut di perhatikan adalah talud ini pecah karena tumpukan batu bolder didepan talud tak lagi mampu menahan hantaman ombak ketika cuaca buruk terjadi “tutur Stirman.
Menurutnya alangka baik ketika proyek rehabilitasi talud ini dilaksanakan pihak pemerintah , pelaksana proyek dan tenaga teknis dilapangan agr dapat memperhatikan hal-hal yang dapat dilakukan terlebi dahulu ,sebelum perbaikan talud.
- Lantik 130 Pejabat, Menteri ATR/Kepala BPN: Berikan Manfaat Dan Pelayanan Adil Bagi Masyarakat
- Hadiri Milad ke-26 YASPIDA, Menteri Nusron: Santri Harus Siap Menjadi Ulama, Teknokrat, San Pemimpin Bangsa
- Hadirkan Semangat Baru Bagi Warga Terdampak Banjir, PLN UP3 Gorontalo Salurkan 535 Paket Sembako di Lima Desa di Gorontalo Utara
“Kalau hanya taludnya yang diperbaiki namun tumpukan batu bolder di depan talud tak di tambah kemungkinan besar talud akan pecah lagi, sebab tumpukan batu bolder itu sangat penting sebagai pemecah ombak sebelum mengenai talud ” ujar Stirman.
Stirman berharap, pemerintah dan pelaksana proyek dapat memperhatikan terkait rehabilitas talud ditidore agar kedepanya resiko talud pecah dapat diminimalisir. (Yoss)








