Tondano – Bencana Wabah Virus Covid-19 belum usai muncul bencana baru,banjir melanda di Kelurahan Papakelan Kecamatan Tondano Barat, akibat intensitas hujan yang cukup tinggi mengakibatkan sungai meluap 6 unit rumah warga tergenang Air, pada Jumat (24/04/2020) pukul 15.05 wita.
Babinsa (Bintara Pembina Desa) Komando Rayon Militer (Koramil ) 1302-01/Minahasa Serda Muhammad Lazim saat kejadian menceritakan bahwa, berita kebanjiran yang menimpa Wilayah Binaannya mendapat laporan pertama kali diperolehnya dariĀ Kepala Lingkungan V Kelurahan Papakelan Alex Poluan dan segera turun lapangan dan mengajak masyarakat membatu warga untuk di ungsikan sementara.
“Saat Saya tiba dilokasi kejadian, luapan Air yang menggenangi Wilayah Binaan Saya saat itu sudah mencapai tinggi kurang lebih 100 cm dan sudah melanda pada 4 ( Empat ) Lingkungan yaitu Lingkungan 1,2,3 dan 5, ” Jelas Serda Muhammad Lazim saat di konfirmasi wartawan Media Center Kodim 1302.
Lanjut Serda Lazim menyampaikan melihat akan kondisi saat itu,dirinya langsung berusaha membantu Warga yang terdampak banjir tersebut, dengan membawa mereka ketempat yang lebih aman untuk mengantisipasi hal-hal yang tidak diinginkan, serta segera melapor kepada pimpinan koramil dan kodim
- Tingkatkan Kesadaran dan Kesiapan Manajemen Pengamanan Hadapi Situasi Darurat, PLN UID Suluttenggo Gelar Sosialisasi dan Simualsi Tanggap Darurat
- Wujud Nyata Kepedulian Sosial, PLN UP3 Tahuna Berbagi Kasih dan Hadirkan Kebahagiaan untuk Anak-Anak Panti Asuhan di Sangihe
- Harkitnas ke-118, Pemkab Minut Tegaskan Semangat Kebangkitan di Era Digital
“Untuk penyebab luapan air sungai tersebut, akibat cuaca tidak menentu dengan intensitas hujan cukup tinggi serta masih kurangnya kesadaran warga untuk tidak membuang sampah sembarangan kedalaman sungai,” Ujarnya.
Menjelang sore, luapan air yang menggenangi rumah Warga di Kelurahan Papakelan tersebut, lambat laun surut, kejadian ini sudah berulang kali,
“Saya bersama aparat Kelurahan kembali menghimbau kepada seluruh warga agar tidak membuang sampah secara sembarangan, serta selalu menjaga kebersihan dilingkungan masing-masing, sehingga kejadian ini tidak terulang kembali, ” Tutupnya. (Ronny)








