Bunta – Sebanyak 3.000 orang pekerja lokal di PT Gunbuster Nickel Industry (GNI) resmi mendirikan Serikat Pekerja Tepo Asa Aroa Sintuwu Maroso, pendirian Serikat Pekerja ini sebagai wadah para pekerja untuk menyuarakan pendapat dan aspirasi.
Ketua Serikat Pekerja Tepo Asa Aroa Sintuwu Maroso Maxi mengatakan isu tata kelola industri yang rama terhadap karyawan, lingkungan kerja dan sosial merupakan aspek penting yang menjadi dasar pembentukan Serikat Pekerja ini selain meningkatkan kesejahteraan pekerja dalam keberlanjutan.
“Serikat Pekerja yang kita bentuk ini akan mengambil peran untuk mendukung perusahaan menjawab tantangan itu,” ujarnya Kamis (9/2/2023).
Maxi berkomitmen untuk memperhatikan aspek keberlanjutan yang harus diwujudkan dalam meningkatkan kesejahteraan pekerja lokal. Aspek lain yang menjadi focus adalah pengembangan sumber daya manusia di lingkungan industri.
- Ketua Dewan Andi Silangen Menghadiri Undangan Rapat Kerja Daerah Gerindra Sulut 2026
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
Menurutnya karyawan merupakan aset terbesar Perusahaan yang harus disejahterakan dan dikembangkan. Setiap pengelola SDM di perusahaan harus menjalankan tata kelola human capital dengan baik. Sangat penting bagi pekerja untuk dapat beradaptasi dengan kebiasaan bekerja di era yang baru agar tetap produktif.
Produktivitas itu merupakan sikap untuk tidak mudah berpuas diri dan terus meningkatkan kompetensi pribadi yang kemudian menjadi landasan tercapainya kesejahteraan.
Maxi berharap melalui Serikat Pekerja ini dapat dijadikan sarana penghubung antar pekerja dan perusahaan PT GNI untuk menciptakan hubungan industrial yang harmonis dan saling menguntungkan. (VAN)






