BOLTIM – Sekretaris Daerah (Sekda) Kabupaten Bolaang Mongondow Timur (Boltim) DR. Ir. Sony Warokah, Phd, memimipin apel pagi awal tahun 2021,bertempat dihalaman Kantor Bupati Boltim, Senin (4/1/2020).
Dalam sambutannya Sekda mengatakan, ini merupakan saat untuk mematangkan adaptasi kebiasaan baru di tengah-tengah pandemi Covid-19.
“Karena di sepanjang tahun 2020, seluruh dunia menghadapi situasi sulit. Ekonomi terguncang, instansi kesehatan kewalahan, sekolah dan lembaga lainnya diliburkan, kegiatan sosial keagamaan terganggu, serta urusan pemerintahan harus mencari model baru dalam pelayanan masyarakat,” terangnya.
Lanjut dia, untuk itu, promosi kesehatan dengan cara penerapan protokol kesehatan dengan disiplin ketat harus ditingkatkan.
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
- Resmikan Museum Negeri Provinsi Sulut, Fadli Zon Puji Kepemimpinan Gubernur Yulius Peduli Dengan Budaya Daerah
“Setiap orang harus menjadi pengawas untuk dirinya sendiri serta keluarga dalam bidang pelayanan kesehatan. Termasuk siap dalam 3 T, yakni, testing, tracing dan treatment untuk memutus penularan Covid-19,” jelas Warokah.
Ditambahkan lagi, demikian pula silaturahmi harus tetap terjaga tanpa perlu berkumpul. Dan kegiatan-kegiatan budaya harus tetap menyesuaikan pada kebiasaan baru.
“Namun yang terpenting bagi Saya adalah hidup sehat harus menjadi budaya hidup, dan budaya sehat harus menjadi patok budaya baru. Saya harap di tahun 2021 ini, menjadi babak baru dalam pembangunan dan adaptasi kebiasaan baru, agar berbagai program dan kegiatan kerja yang telah disusun dapat berjalan dengan baik serta Kita harus terus berjuang untuk memutus mata rantai Covid-19,” imbuhnya.
Apel pagi tersebut dihadiri oleh Asisten I II dan III, suluruh Aparatur Sipil Negara yang ada di lingkup Boltim dan tetap menjaga Protokol kesehatan. (***)








