Tondano – Sekda Minahasa Frits Muntu, S.Sos didampingi Kaban BPBD Johanis Pesik, SIP membuka kegiatan Sosialisasi Pengurangan Resiko Bencana Kebakaran Hutan Dan Lahan (Karhutla ) di daerah rawan bencana. Bertempat di Gedung Balai Desa Kelurahan Wawalintouwan, Rabu (2/10/2019).
Sambutan Bupati Minahasa Ir. Royke O. Roring, M.Si di wakili Sekretaris Daerah Frits Muntu, S.sos menyampaikan, bagaimana kita mengurangi bencana yang akhir akhir ini wilayah kita sedang mengalami kemarau panjang sehingga kapan saja bisa menimbulkan rawan terjadi bencana kebakaran lahan dan hutan yang berdampak akan polusi udara yang mengganggu kesehatan terutama pernafasan.
“Maka dari itu kita semua wajib mengantisipasi dan mencegah bencana tersebut dengan bergandengan tangan serta bersinergi mencari solusi dan mengajak masyarakat untuk bersama mengantisipasi agar tidak terjadi.”Ujar Sekda Muntu.
Sekda Muntu berharap lewat sosialisasi ini kiranya bisa dilakukan upaya penanggulangan bencana guna melakukan pencegahan pembakaran lahan dan hutan.
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, PLN UP3 Palu Hijaukan Pesisir Teluk Palu Melalui Penanaman 1.000 Bibit Mangrove
- Dari Gerobak Harapan ke Usaha yang Lebih Mapan : Kisah Muhammad Syarifuddin Menyalakan Asa Bersama TJSL PLN
- Terpilih Secara Resmi Pimpin Partai Hanura Sulut, Ade Saerang : Partai Hanura Bukan Partai Kecil, Partai Hanura Akan Bangkit Di Sulawesi Utara!
“Kita ingin masyarakat sadar bahaya dari pembakaran hutan, karena bagaimanapun mencegah lebih baik dari pada menghentikan setelah terjadinya suatu bencana,” Ucap Sekda Muntu.
Dikatakan, lewat sosialisasi ini diharapkan dapat memberikan pengetahuan dan edukasi kepada semua peserta sosialisasi yang ada atas dampak dari bahayanya pembakaran hutan dan lahan.








