Tomohon-Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Tomohon melakukan penertiban terhadap jaringan internet yang tidak memiliki izin, termasuk jaringan milik MyRepublic, sebagai bagian dari penegakan aturan dan penataan infrastruktur telekomunikasi di wilayah kota.
Kasatpol PP Tomohon Yusak Toar Pandeiroth SPd MM menegaskan, bahwa pihaknya akan mengecek seluruh jaringan yang terpasang.
“Akan dicek mana yang tidak memiliki izin, pasti akan ditertibkan,” tegasnya, Senin (02/03/2026).
Penertiban ini, mendapat dukungan dari sejumlah tokoh masyarakat. Mereka meminta agar langkah pemerintah tidak hanya sebatas mencabut tiang, tetapi juga menata jaringan kabel yang sudah terpasang dan dinilai semrawut di berbagai titik Kota Tomohon.
- HKG PKK Ke-54, Pemprov Sulut Dorong Penguatan Peran Kader Menuju Indonesia Emas 2045
- Bupati dan Wakil Bupati Sangihe Tinjau Sekaligus Serahkan Bantuan Kepada Masyarakat Kecamatan Marore Yang Terdampak Musibah Gempa
- Pembukaan FBKM 2026 Berlangsung Meriah, Walikota Andrei Angouw Ingatkan MBW Ruang Publik Masyarakat Manado
“Jangan hanya tiang yang dicabut, tetapi jaringan yang sudah terpasang juga harus ditertibkan, karena saat ini kabel-kabel di Kota Tomohon sudah sangat semerawut,” ujar Pemerhati Pembangunan Kota Agus Nugroho SIP.
Sebelumnya, aktivis Tomohon Danni “kobis” Tular menegaskan agar penertiban dilakukan secara adil. “Satpol PP jangan pandang bulu dalam penertiban jaringan internet yang tidak berizin,” katanya.
Pemerintah memastikan penertiban akan dilakukan secara bertahap dan menyeluruh demi menciptakan tata kota yang lebih tertib, aman, dan nyaman bagi masyarakat. ***






