Tomohon, — Satuan Tugas (Satgas) Makan Bergizi Gratis (MBG) Kota Tomohon menemukan sejumlah catatan penting dalam inspeksi mendadak (sidak) terhadap empat Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG), Jumat (17/4). Dari hasil peninjauan, SPPG Paslaten Dua di Kecamatan Tomohon Timur menjadi lokasi dengan tingkat kekurangan paling menonjol.
Sidak dipimpin Koordinator Satgas MBG, Dr. Dolfin Karwur, didampingi Kepala Dinas Kesehatan dr. Jhon Lumopa, Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Novi Politon, Kepala Dinas KB Mareyke Mamangkey serta Kepala Dinas Pangan Novi Kainde. Tim memeriksa empat titik layanan, yakni SPPG Walian, SPPG Walian Satu, SPPG Matani Dua, dan SPPG Paslaten Dua.
Dalam keterangannya, Karwur menegaskan seluruh pengelola SPPG wajib menindaklanjuti setiap rekomendasi yang diberikan, terutama terkait peningkatan kualitas layanan, kebersihan, serta kelengkapan sarana dan prasarana.
“Seluruh rekomendasi harus dilaksanakan tanpa pengecualian. Ini penting untuk menjamin keamanan pangan dan menciptakan lingkungan dapur yang bersih serta sehat,” ujar Karwur kepada wartawan usai peninjauan lapangan.
Ia menambahkan, aspek pengelolaan lingkungan, termasuk instalasi pengolahan air limbah (IPAL), menjadi perhatian serius dalam evaluasi tersebut.
Khusus di SPPG Paslaten 1, tim menemukan kondisi yang belum memenuhi standar sanitasi. Plafon bangunan tampak kotor dan dipenuhi sarang laba-laba, sementara area dapur hingga ruang penyimpanan menimbulkan bau tidak sedap.
Atas temuan tersebut, Satgas memberikan waktu dua pekan kepada pengelola untuk melakukan pembenahan menyeluruh. Evaluasi lanjutan akan dilakukan setelah masa perbaikan berakhir.
Menanggapi hasil sidak, Penanggung Jawab SPPG Matani Dua, Sandra Solang, menyatakan kesiapan pihaknya untuk menindaklanjuti seluruh rekomendasi yang disampaikan tim.
“Kami mendukung penuh program ini dan siap melaksanakan semua arahan dari Satgas secepatnya,” kata Solang.
Satgas MBG juga menjadwalkan rapat evaluasi pada pekan depan guna melaporkan hasil sidak kepada Ketua Satgas MBG yang juga Wakil Wali Kota Tomohon, Sendy Rumajar. Rapat tersebut akan membahas langkah tindak lanjut serta penentuan rekomendasi bagi seluruh SPPG yang telah diperiksa.
Satgas turut mengingatkan seluruh pengelola SPPG di Kota Tomohon untuk konsisten menjaga standar kebersihan dan mutu layanan, sebagai bagian dari upaya menjaga keberlanjutan program MBG di daerah tersebut.
(Bert)







