KOTAMOBAGU-Disamping menjalani masa pidana di dalam Rutan Kelas IIB Kotamobagu, Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP) juga mendalami ilmu spiritual, salah satunya dengan belajar mengaji.
Pembelajaran mengaji yang dilaksanakan di ikuti oleh Warga Binaan mulai dari membaca Iqra hingga sampai khatam Alquran, Kamis (08/05/2025).
Kepala Rutan Kelas IIB Kotamobagu Aris Supriyadi membuka langsung Syukuran Khatam Alquran Bersama dengan Kasubsi Pelayanan Tahanan, Busen beserta staf.
Dalam sambutannya, Karutan mengucapkan, “banyak terima kasih kepada tenaga pengajar dan mengajak kepada waa binaan yang telah khatam untuk memahami dan menerapkan nilai-nilai isi dalam Alquran selama menjalani masa pidana hingga keluar dan menyelesaikan menjalani masa pidananya.”Ujarnya
Pembelajaran yang dilaksanakan setiap harinya di masjid At Taubah Rutan Kotamobagu ini di ajarkan dan di bimbing oleh tenaga pengajar yang profesional mulai dari cara membaca tajwid hingga memahami arti isi Alquran.
Karutan menyampaikan pentingnya penerapan nilai – nilai dalam Alquran sehingga program mengaji menjadi bagian penting dalam membina mental dan spiritual warga binaan. “Hal ini tentunya sangat baik dalam memperkuat keimanana sehingga dapat membekali warga binaan dengan nilai – nilai agama sebagai bekalnya saat Kembali ke tengah – tengah masyarakat”, Ujar Aris.
Program ini tentunya mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak salah satunya yaitu para keluarga warga binaan yang turut hadir juga saat syukuran Khatam Alquran di Mesjid At Taubah. “Kami sangat senang dan sangat mendukung program ini, karena keluarga kami yang sebelumnya tidak bisa mengaji menjadi bisa mengaji hingga khatam”, Terang salah satu keluarga warga binaan. (Midi)









