Polda Sulut Memiliki Logo Baru

oleh -162 Dilihat
Ventje Jacob

Sulut –  Kapolda Sulut Irjen.Pol. Drs. Royke Lumowa, MM yang adalah putra asli tanah Nyiur-Melambai, saat menjabat sebagai pimpinan tertinggi Kepolisian di Sulawesi Utara mengambil langkah positif untuk mengangkat perfomnce POLDA SULUT sekaligus wilayah Sulawesi Utara dengan konsep kearifan lokal.

Awal menjabat didaerah Sulawesi Utara ini, Kapolda langsung mengambil langkah positif yang antara lain; membentuk tim khusus memberantas perilaku menyimpang (crime street) dengan alasan yang sangat tepat bahwa tag-line atau semboyan orang Sulut adalah; “TORANG SAMUA BASUDARA”.

Langkah berikutnya yang diambil oleh Kapolda Sulut adalah merubah dan mengganti logo Polda Sulut. Logo baru Polda Sulut dinilai sangat arif dan bijaksana karena menampilkan latar belakang dua objek kebanggaan masyarakat Sulawesi Utara, yakni; Pohon Kelapa dan Laut yang kedua-duanya adalah sumber kehidupan masyarakat Sulut.

Filosofie Pohon Kelapa
Pohon kelapa yang biasa hidup di daerah tropis ini memiliki banyak sekali manfaatnya, semua bagian dari pohon kelapa seakan-akan tidak ada yang sia-sia, baik; akar, batang, daun, sabut kelapa, tempurung, terlebih khusus buahnya. Semua berguna dan dapat kita manfaatkan untuk berbagai keperluan dan kebutuhan hidup.

Secara filosofi pohon kelapa dari berbagai sudut pandang, memiliki sebuah harapan hidup bagi setiap manusia.

Pohon kelapa merupakan pohon yang kuat. Lihatlah jika terjadi angin yang kuat. Banyak pohon yang tumbang atau patah namun pohon kelapa tetap kokoh berdiri tegak. Meskipun ketika terkena angin terlihat seperti akan roboh namun pohon kelapa tetap utuh, kokoh dan tegar berdiri. Mungkin yang terjatuh hanya dahan yang sudah tua yang sudah tidak berfungsi lagi.

Wujud pohon kelapa patut kita contohi. Jadilah kuat seperti pohon kelapa, ketika ujian hidup menerpa banyak orang lain yang tumbang namun anda tetap berdiri kokoh. Meskipun orang lain melihat kita seperti meremehkan kita, orang berkata “tidak mungkin kamu bisa”, kita terlihat sudah akan gagal, tapi tetaplah berdiri kokoh seperti pohon kelapa yang bertahan ditengah angin.

Contohlah pohon kelapa yang menjatuhkan dahan yang tak perlu karena hanya akan membebani saja.
Buang segala sifat negative seperti pesimis, minder, tidak yakin akan pertolongan Tuhan, buang semua perasaan itu sepaya tidak membebani kita…. Dengan demikian kita akan menjadi orang yang berhasil.

Seperti pohon kelapa setelah terkena angin besar, semua kotoran, hama yang ada di pohon kelapa lepas terbawa angin, sedangkan yang tinggal hanya sesuatu yang baik dan berguna saja.

Filosofie Laut
Sektor kelautan dan perikanan menjadi salah satu program prioritas pembangunan daerah guna mewujudkan kedaulatan pangan dalam menunjang berbagai sektor pembangunan lainnya.

Seperti diketahui, Sulawesi Utara adalah “Sentra Industri” perikanan laut terbesar di Indonesia. Pernyataan ini sangat realistis karena Sulut memiliki potensi sumber daya kemaritiman yang sangat besar. Perkembangan positif itu juga didukung pemerintah pusat sehingga Sulut semakin memfokuskan pembangunan sektor kelautan dan perikanan melalui pengelolaan sumberdaya perikanan budidaya, penguatan daya saing produk kelautan, perikanan, dan pengelolaan ruang laut. Disisi lain laut Sulawesi Utara adalah penyumbang devisa dilingkungan industri Pariwisata.

Logo Baru Polda Sulut
Dengan nilai-nilai dasar folosofie inilah maka, Kapolda Sulut Irjen. Pol. Drs. Royke Lumowa, MM sangat jeli dan bijak melahirkan logo POLDA SULUT dengan berlatar belankang : Pohon Kelapa dan Laut yang merupakan harga dan kebanggaan rakyat Sulawesi Utara. (JM)

Oleh: Ventje Jacob/Pemerhati Sosial Kemasyarakatan

No More Posts Available.

No more pages to load.