Pingkan “Cuek” Saat Ditanya Manfaat FPSL Disituasi Covid-19, Jack Minta Baiknya Ditunda

Bitung, Redaksisulut – Dengan adanya pemberitaan mengenai pelaksanaan Iven Festival Pesona Selat Lembeh (FPSL) 2020 salah satu Pemerhati Pariwisata di Kota Bitung, Hendrik Jack Palamia angkat bicara. Rabu, (30/9/2020).

Baca Juga : https://redaksisulut.com/aneh-ditengah-pandemi-fpsl-akan-digelar-di-manado-bukan-di-bitung/

“Coba dipikir-pikir lagi, apalagi saat ini masih dalam situasi Pandemi Covid-19, ada baiknya anggaran pelaksanaan kegiatan FPSL ini di gunakan untuk yang lebih bermanfaat atau anggaran tersebut dialihkan ke Satgas Covid-19 Kota Bitung, yang dengan nyata bermanfaat bagi masyarakat”. Katanya.

Ia juga mengatakan bahwa, sebaiknya pelaksanaan FPSL, di tunda dulu, jangan karena adanya anggaran terus di paksakan. Harusnya pemerintah lebih memperhatikan masyarakat khususnya Kota Bitung.

“Secara umum, apa output nyata bagi pelaku Pariwisata dan Masyarakat secara umum?. Apa manfaat nyata serta secara langsung yang akan diterima oleh Stakholder Pariwisata dan masyarakat ketika FPSL dilaksanakan dengan metode online dan kalaupun dilaksanakan secara offline apakah tidak berisiko terhadap audiensi terkait dengan situasi saat ini?”. Tanya Jack.

Seraya menambahkan “Kalau hanya mencari keuntungan jangan di keadaan seperti ini apalagi Program pak Pjs Wali Kota Bitung Saat ini salah satunya Penanganan Covid-19. Bitung masih banyak yang harus di urus atau dikerjakan jadi janganlah tambah lagi urusan baru. Sekali lagi sangat diharapkan untuk dipikirkan kembali pelaksanaan kegiatan ini. Lebih baik menunda FPSL”. Tambahnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Bitung, Pingkan Kapoh saat di Konfirmasi via WhatsApp pukul 12:30 Wita hanya menanggapinya dengan singkat.

“Sebentar lagi bawa materi”. Singkat Pingkan.

Saat dikonfirmasi lagi pada pukul 16:12 Wita dan sampai berita ini diterbitkan Pingkan masih tidak merespon. (Wesly)

Related posts