Kotamobagu-Wali Kota Kotamobagu, dr. Wenny Gaib, SpM, memimpin apel perdana di Lapangan Boki Hotinimbang pada Senin (10/3/2025) pagi.
Apel ini menjadi momentum penting setelah terpilihnya Weny sebagai pemimpin Kota Kotamobagu pasca-Pemilihan Kepala Daerah (Pilkada) 2024.
Dalam sambutannya, Weny menegaskan pentingnya persatuan dan kerja sama dalam membangun Kota Kotamobagu.
Ia mengingatkan bahwa setelah Pilkada 2024, tidak ada lagi perbedaan politik yang perlu dipertentangkan.
“Saya masih mendengar ada yang merasa Pilkada belum selesai. Saya tegaskan, Pilkada sudah selesai! Jangan berpikir seolah ini masih berlanjut. Ada yang berkata, ‘lima tahun lagi kita bertarung lagi.’ Itu sikap yang sombong,” ujar Weny dengan tegas.
Sebagai pemimpin, Weny menegaskan bahwa kini dirinya bukan hanya pemimpin bagi kelompok atau pihak tertentu, tetapi untuk seluruh masyarakat Kota Kotamobagu, tanpa memandang latar belakang politik.
“Saya ada untuk masyarakat, bukan untuk kelompok tertentu,” tambahnya.
Weny juga mengajak jajaran Aparatur Sipil Negara (ASN) dan pejabat daerah untuk menatap ke depan dan fokus pada pembangunan daerah.
“Kita harus berpikir bagaimana membangun Kota Kotamobagu. Saya harapkan tercipta pemikiran dan kegiatan yang berorientasi pada pembangunan. Karena pimpinan saya adalah masyarakat itu sendiri,” jelas Weny.
Apel perdana ini juga dihadiri oleh Wakil Wali Kota Rendy V. Mangkat,SH,MH, Sekretaris Daerah Sofyan Mokoginta, serta para asisten, pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD), camat, lurah, dan sangadi se-Kotamobagu.
Dengan adanya kepemimpinan baru, Weny berharap seluruh ASN dan elemen masyarakat bisa bekerja sama dan berkolaborasi untuk membangun daerah yang lebih baik.
“Saya ingin semua elemen masyarakat bekerja bersama untuk membangun Kotamobagu menjadi lebih maju dan sejahtera,” ungkap Weny.
Ia berharap, dengan kolaborasi yang baik antara pemerintah dan masyarakat, Kota Kotamobagu bisa meraih kemajuan yang berkelanjutan.
Weny menegaskan bahwa Kota Kotamobagu adalah milik bersama, dan hanya dengan kerjasama yang solid, tujuan pembangunan daerah dapat tercapai. “Kotamobagu ini milik kita semua, mari kita bangun bersama,” pungkasnya di akhir sambutannya.
Apel perdana ini menandai awal perjalanan kepemimpinan Weny yang mengutamakan persatuan dan fokus pada pembangunan berkelanjutan. Dengan dukungan semua pihak, ia optimistis Kotamobagu akan terus berkembang menuju masa depan yang lebih baik. (*)









