Tahuna – Bertempat di Hotel Dialoog Tahuna, Senin (4/7/2022). Penjabat Bupati Sangihe,dr Rinny Tamuntuan membuka acara pelantikan Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Cabang Sangihe Periode 2022-2025.
Berkesempatan memberikan Sambutan Tamuntuan menyampaikan penghargaan dan apresiasi kepada Ketua IDI wilayah Sulawasi Utara dr.Francke R.R. Maramis,M.Kes.PKK.,Sp.KKLP yang telah berkenan hadir dan melantik pengurus IDI Cabang Sangihe .
“kepada pengurus IDI yang di lantik atas nama pemerintah Kabupaten Kepulauan Sangihe mengucapkan selamat atas dilantiknya saudara-saudara menjadi pengurus IDI Cabang Sangihe 2022-2025” ucap Tamuntuan.
Tamuntuan mengatakan melalui momentum pelantikan ini menjadi pemantik semangat bagi para pegurus IDI Cabang Sangihe dan juga bagi seluruh Dokter yang bertugas di Kabupaten Kepulauan Sangihe untuk lebih meningkatkan profesionalisme dalam menjalankan tugas demi meningkatkan pelayanan kesehatan bagi masyarakat.
” salah satu upaya untuk menyehatkan bangsa adalah melalui profesionalisme dibidang kesehatan dan kedokteran, serta senantiasa berupaya untuk selalau meningkatkan dan memelihara pelayanan kesehatan yang bermutu,adil,merata dan terjangkau ” ujar Tamuntuan
menurut Tamuntuan IDI dapat bekerja sama dengan dinas kesehatan daerah untuk dapat memaksimalkan pelaksanaan vaksinasi diberbagai tempat yang dapat menjangkau masyarakat seperti di gereja-gereja ataupun di masjid-masjid.
” Kita berlakukan sistem jemput bola, kita dapat memberikan pelayanan kesehatan di rumah sakit,puskesmas,terutama pelaksanaan posyandu,maupun kunjungan ke rumah-rumah masyarakat,serta memberikan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas keluarga yang sehat “tutur Tamuntuan.
Pada sambutannya tamuntuan juga menekankan agar IDI mempumyai andil dalam menyelesaikan masalah stanting.
“Demikian halnya dengan penanganan stunting kiranya menjadi perhatian kita semua untuk dapat memberikan pelayanan kesehatan di rumah sakit,puskesmas,terutama pelaksanaan posyandu,maupun kunjungan ke rumah-rumah masyarakat,serta memberikan sosialisasi dan penyuluhan kesehatan untuk meningkatkan kesadaran masyarakat akan pentingnya menjaga kualitas keluarga yang sehat agar anak-anak kita dapat terbebas dari stunting” pungkas Tamuntuan. (Yoss)















