Kotamobagu-Dinas Ketahanan Pangan (Dinas Ketapang) Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) bersama Dinas Ketapang Kota Kotamobagu sukses menggelar Gerakan Pangan Murah (GPM) Bersubsidi di Kelurahan Tumobui, Kotamobagu, pada Kamis (27/11/2025).
Aksi ini merupakan bagian dari upaya Stabilisasi Pasokan dan Harga Pangan menjelang Hari Besar Keagamaan Nasional (HBKN), yaitu Natal 2025 dan Tahun Baru 2026. Antusiasme masyarakat sangat tinggi, dibuktikan dengan ludesnya seluruh komoditas yang dijual dalam waktu hanya tiga jam.
GPM Bersubsidi ini bertujuan untuk meringankan beban masyarakat dan menjaga stabilitas harga di pasar lokal. Sejumlah komoditas strategis dijual dengan harga yang lebih terjangkau berkat adanya subsidi dari pemerintah.
Komoditas yang dijual :
- Bupati FDW Bersama Forkopimda Pantau Tahapan Pilhut PAW di Desa Sapa Timur
- Resmikan Kampung RA Dan Pemberdayaan Wakaf Produktif di Pekalongan, Sahli ATR/BPN Harapkan Kesejahteraan Masyarakat Terwujud
- Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Kolaborasi PLN UID Suluttenggo dan Pemprov Sulut Bersihkan Kawasan Malalayang Beach Walk
1. Beras Premium Dua Merpati Rp. 9.800/Kg (sebanyak 4.000 Kg habis terjual)
2. Minyak Goreng Tropical Rp. 16.500/Liter (sebanyak 324 Liter habis terjual)
3. â Gula Pasir Rp. 14.850/Kg (sebanyak 490 Kg habis terjual)
4. â Bawang Putih Rp. 22.000/kg (sebanyak 43kg habis terjual)
5. â bawang merah Rp. 33.000/kg (sebanyak 85kg habis terjual)
Kegiatan Gerakan Pangan Murah Bersubsidi ini adalah langkah nyata pemerintah untuk memastikan ketersediaan pasokan dan harga yang terjangkau bagi masyarakat, khususnya menjelang perayaan Natal dan Tahun Baru. (*Ag)








