Sitaro-Pemerintah Kabupaten Kepulauan Siau Tagulandang Biaro (Sitaro) bekerja sama dengan Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan menyosialisasikan program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) bagi Calon Pegawai Negeri Sipil (CPNS), pada Kamis, 28 Mei 2025 lalu.
Kegiatan berlangsung di Auditorium Kantor Bupati Sitaro dan dibuka oleh Asisten Pemerintahan dan Kesra Sekretariat Daerah, Novia Tamaka, mewakili Bupati Sitaro.
Dalam sambutannya, Tamaka menegaskan pentingnya pemahaman CPNS terhadap sistem jaminan kesehatan yang menjadi hak dan kewajiban mereka sebagai aparatur sipil negara.
“Sosialisasi ini bertujuan memberikan pemahaman yang utuh mengenai prosedur pendaftaran, manfaat yang diperoleh, hingga mekanisme layanan yang dapat diakses oleh peserta JKN, khususnya CPNS,” kata Tamaka.
Ia mengatakan bahwa sebagai bagian dari sistem pelayanan publik, CPNS tak hanya dituntut untuk bekerja profesional, tetapi juga perlu terlindungi secara sosial, termasuk dari sisi kesehatan.
Perlindungan kesehatan bagi CPNS menjadi penting karena mereka berada dalam masa percobaan kerja selama satu tahun.
Pada masa ini, CPNS belum sepenuhnya menerima tunjangan kinerja dan insentif lainnya, namun telah mulai menjalankan tugas-tugas administratif maupun lapangan yang penuh risiko.
“Program JKN menjadi pelindung utama bagi CPNS dan keluarganya dari risiko kesehatan, kecelakaan, hingga potensi beban finansial yang tidak terduga,” ujar Tamaka. Ia menambahkan, partisipasi aktif CPNS dalam JKN juga menjadi bentuk kesadaran diri terhadap tanggung jawab sebagai pelayan publik.
Pemerintah daerah berharap para CPNS tak hanya menjadi peserta pasif, tetapi turut menyebarluaskan informasi tentang pentingnya jaminan kesehatan kepada masyarakat di lingkungan mereka.
Menurut Tamaka, peran ini penting untuk memperluas cakupan pemahaman publik terhadap manfaat dan hak yang diperoleh melalui BPJS Kesehatan.
“CPNS adalah wajah pemerintah di masyarakat. Jika mereka memahami dengan baik sistem jaminan sosial, maka mereka juga bisa membantu menjelaskan dan meyakinkan masyarakat akan pentingnya jaminan kesehatan,” ujarnya.
Kegiatan sosialisasi menghadirkan Ni Luh Dewi S. Indriyani, Pelaksana Harian Kepala BPJS Kesehatan Kabupaten Kepulauan Sitaro, sebagai narasumber utama.
Melalui kegiatan ini, Pemkab Sitaro berharap dapat mendorong partisipasi penuh CPNS dalam sistem jaminan sosial nasional serta memperkuat perlindungan sosial di wilayah kepulauan yang rentan terhadap hambatan layanan publik. ***














