Tahuna-Kabupaten Kepulauan Sangihe pada Jumat dilanda hujan lebat,pada Jumat (25/04/2025) yang mengikbatkan meluapanya sungai Bulude di Kampung Barangkalang Kecamatan Manganitu.
Sebanyak 184 Kepala Keluarga yang terdampak harus mengungsi kelokasi yang lebih aman.Pemerintah daerah Kabupaten Kepulauan Sangihe segera membentuk tim asesment tanggap bencana dan bergerak kelokasi bencana.
Asisten Satu Pemkab Sangihe Johanis Pilat sebagai ketua tim mengatakan pimpinan daerah bupati dan wakil bupati segera memerintahkan segera melakukan tanggap darurat dengan turun langsung ke lokasi bencana sekaligus menyerahkan bantuan darurat.
“Bantuan yang diberikan berupa bahan makanan untuk dapur umum selama tiga hari bagi warga yang terdampak serta penangan lokasi seperti, penimbunan material sirtu dan pasir dijalan desa dan pembuatan bronjong sebagai tanggul sementara” jelas Pilat kepada sejumlah wartawan.
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
- Resmikan Museum Negeri Provinsi Sulut, Fadli Zon Puji Kepemimpinan Gubernur Yulius Peduli Dengan Budaya Daerah
Pilat membeberkan ada sebanyak 11 KK yang masih bertahan dilokasi pengungsian tepatnya di Geraja Samaria Dan langsung mendapatkan penanganan pelayanan kesehatan oleh dinas Kesehatan.
“Saat ini juga warga dibantu oleh aparat TNI dari Koramil 1304 Manganitu sementara melakukan kerjabakti penimbunan jalan desa tang rusak. Pemkab Sangihe juga akan menurunkan alat berat memperlancar proses pekerjaan,” ujar Pilat.
Sejumlah instansi teknis terkait dikerahkan ke lokasi bencana seperti BPBD, Dinas Kesehatan, Dinas Sosial, Dinas Ketahanan Pangan dan dinas PUPR.(*)








