Minahasa-Pemerintah Kabupaten Minahasa melalui Dinas Komunikasi dan Digital (Komdigi) Menggelar Pelatihan Digital Talent Scholarship (DTS) Government Transformation Academy, skema Junior Operator.
Bertempat ruang kantor Kominfo,Senin (19/05/2025).
Pelatihan dibuka resmi Bupati Minahasa Robby Dondokambey SSI yang di wakili Staf Ahli Bupati biadang Hukum, Jhoni Tendean, SP, MAP.
Dalam sambutan Staf Ahli Bupati biadang Hukum, Jhoni Tendean, SP, MAP. menyampaikan bahwa Pemerintah Kabupaten Minahasa berkomitmen untuk terus meningkatkan kapasitas aparatur, khususnya dalam hal profesionalisme dan efisiensi kerja.
“Tentunya Melalui pelatihan ini, diharapkan akan lahir generasi pegawai yang tidak hanya kompeten secara teknis dan manajerial dan memiliki berintegritas serta memiliki etika profesional dalam menjalankan tugas pelayanan kepada masyarakat,” Ujarnya.
- Ketua DPRD Sulut Andi Silangen Ucapkan Selamat Idul Adha 1447 H : Memaknai Momen Sebagai Sebagai Ajang Meningkatkan Keikhlasan Dan Pengorbanan
- Wawali Sendy Rumajar Hadiri Idul Adha di Masjid Al-Mujahidin, Pemkot Tomohon Serahkan Hewan Kurban Bantuan Presiden
- Wakil Bupati Tendris Bulahari Melepas Pawai Takbir Hari Raya Idhul Adha 1447 Hijriah
Peserta pelatihan diikuti para ASN dan Tenaga Harian Lepas (THL) yang bertugas sebagai operator di berbagai dinas, badan, kecamatan, kelurahan, dan desa se-Kabupaten Minahasa, serta staf Dinas Komdigi Minahasa.
Kepala Dinas Komdigi Minahasa, Maya Kainde, SH, MAP dalam arahan menyampaikan motivasi kepada seluruh peserta untuk mengikuti pelatihan dengan sungguh-sungguh hingga sampai selesai.
” Pelatihan ini suatu kesempatan emas untuk meningkatkan kapasitas dan daya saing aparatur kita di era digital,” Ucapnya
Apresiasi terhadap penyelenggaraan kegiatan ini juga disampaikan oleh Kepala BPSDMP KOMINFO Manado melalui Plt. Kasubbag Umum, Irfan Suhanta, ST. Ia menyampaikan terima kasih kepada Pemkab Minahasa, khususnya Dinas Komdigi dan Dinas PMD atas komitmen dalam mendorong transformasi digital di daerah.
“Dengan diharapkan terjadi percepatan dalam digitalisasi pelayanan publik di Minahasa, seiring dengan tuntutan perkembangan teknologi dan harapan masyarakat terhadap layanan pemerintahan yang modern dan responsif.” Tutupnya. (*Ronny).






