Manado – Kasus traficking kembali terjadi di Kota Manado. Kali ini korbannya perempuan berinisial VT alias Vik (15), salah satu warga di Kecamatan Suluun. Pasalnya, siswa sekolah menengah atas (SMA) menjadi korban traficking yang dilakukan oleh pelaku RE alias Ranti (17), warga Desa Tateli, Jaga II, Kecanatan Mandolang. Kejadian itu terjadi di Kelurahan Tingkulu, Kecamatan Wanea, tepatnya di Golden Lake Resort, Minggu (03/11) sekitar 14.00 Wita.
Dari informasi yang dirangkum menurut data dan laporan pihak kepolisian, awalnya korban sudah keluar dari rumah hampir sebulan lamanya. Keluarga yang khawatir ini mencoba mencari keberadaan pelaku. Pelapor mengetahui keberadaan korban melalui aplikasi MiChat. Disitu ada foto dari korban tertera di aplikasi tersebut.
Sehingga terjadi komunikasi antara pelapor dengan terlapor sehingga saat itu juga langsung membuat perjanjian bertemu di tempat kejadian. Disitu pelapor langsung menghubingi Tim Paniki Polresta Manado untuk sama-sama pergi ke lokasi yang dimaksud. Benar saja, sampainya disana pelapor menemukan korban ada didalam kamar.
Tanpa tunggu lama, Tim pun langusung mengamankan mucikari yang juga seorang perempuan RE. Korban dan pelaku kemudian diamankan di Polresta Manado. Menurut keterangan pelaku setiap kali memesan pelanggan, dirinya menerima uang Rp 100 ribu dari korban.
- Gubernur Yulius Bersama Kementerian ATR/BPN dan KPK Teken Komitmen Bersama, Jadikan Sulut Lokasi Percontohan Transformasi Pelayanan Publik di Bidang Pertanahan
- Energi Kebaikan : YBM PLN Berdayakan UMKM Gorontalo Melalui Bantuan Modal Usaha
- Kantah ATR/BPN Morut Gelar Rakor, Persiapan Pembaharuan Peta ZNT di Morut 2026
Kapolresta Manado Kombes Pol Benny Bawensel, saat dikonfirmasi melalui Kasat Reskrim AKP Tommy Aruan, membenarkan adanya penangkapan tersebut. “Pelaku sudah diamankan dan sementara masih dalam proses penyelidikan pihak kami,” ungkapnya. (Dwi)








