Manado – Kemajuan Provinsi Sulawesi Utara (Sulut) selama hampir 10 tahun di bawah kepemimpinan Gubernur Prof DR (Hc) Olly Dondokambey dan Wakil Gubernur Drs Steven Kandouw (ODSK) mendapat pengakuan dari jurnalis ternama Najwa Shihab, ketika memandu talk show Mata Najwa di Lapangan Kantor Gubernur Sulut, Sabtu (14/9/2024) malam.
Dalam acara yang mengambil tema “Cinta untuk Negeri” Najwa mengutarakan kekagumannya untuk Sulut.
“Saya ke Manado terakhir 10 tahun lalu. Kali ini saya kembali, dan ada banyak sekali perubahan, senang sekali,” ungkap Najwa dihadapan Gubernur Olly Dondokambey, Wakil Gubernur Steven Kandouw dan Sekretaris Provinsi Sulut Steve Kepel.
Menurut Najwa, ini adalah kali pertama program Mata Najwa diadakan di Sulut. “Ini kali pertama Mata Najwa ke Manado,” ujarnya di hadapan ribuan masyarakat Sulut yang hadir.
- Hadirkan Semangat Baru Bagi Warga Terdampak Banjir, PLN UP3 Gorontalo Salurkan 535 Paket Sembako di Lima Desa di Gorontalo Utara
- Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Kotamobagu Salurkan 150 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem di Bolaang Mongondow Utara
- Gubernur Yulius Ajak Warga Jaga Kelestarian Lingkungan Demi Masa Depan Generasi Mendatang
Najwa juga mengajak masyarakat untuk bersama-sama menggali potensi daerah. “Malam ini kita akan gali potensi teman-teman. Dari potensi ini, kita akan menawarkan Cinta untuk Negeri ini,” kata Najwa penuh antusias.
Di tengah diskusi, Gubernur Olly Dondokambey mendapatkan pertanyaan dari Mba Nana mengenai persepsi bahwa ‘Politik itu kotor’. Olly memberikan penjelasan bahwa baik buruknya politik sangat tergantung pada pelaku politik itu sendiri. “Saya menulis tentang itu, ada salah satu buku saya yang judulnya Menjawab Panggilan.
Di situ Gubernur jelaskan tentang pentingnya berpolitik untuk membangun sebuah daerah. Politik itu kotor karena orangnya,” tegas Gubernur yang telah menjabat selama dua periode ini. Ia juga menekankan bahwa kemajuan suatu daerah ditentukan oleh keputusan politik yang diambil oleh pemimpinnya.
Diketahui, acara tersebut merupakan bagian dari rangkaian peringatan HUT ke-60 Provinsi Sulut.
Turut hadir beberapa tokoh asal Sulut seperti komika dan politisi Mongol, penyanyi Novia Bachmid, serta atlet bulutangkis Greysia Polii serta jajaran pejabat Pemprov Sulut lainnya. (*)







