Minut-Gubernur Sulawesi Utara, Mayjen TNI (Purn) Yulius Selvanus SE, memberi sambutan dalam pembukaan Munas VI Asosiasi Pemerintah Kabupaten Seluruh Indonesia (APKASI) bertempat di Sentra Hotel Minahasa Utara (Minut), Jumat (30/5/2025).
Dalam sambutannya, Gubernur Yulius mengucapkan selamat datang kepada ratusan bupati se-Indonesia di Munas APKASI ini.
Gubernur Yulius meminta para kepala daerah menikmati keramahan masyarakat di bumi nyiur melambai dan bisa enjoy selama berada di Minahasa Utara.
“Selamat datang di Sulut. Anda berada di tempat yang tepat, kampung halaman Presiden Prabowo Subianto,” ungkapnya.
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
- Resmikan Museum Negeri Provinsi Sulut, Fadli Zon Puji Kepemimpinan Gubernur Yulius Peduli Dengan Budaya Daerah
Gubernur Yulius berharap para kepala daerah menikmati keramahan masyarakat di bumi nyiur melambai dan bisa enjoy selama berada di Minut.
Di kesempatan ini juga Gubernur Yulius promosikan beragam ikon pariwisata Sulut.
Tak hanya itu, Gubernur pula menyarankan semua kepala daerah memanfaatkan waktu selama berada di Sulut dan tidak boleh ketinggalan mencicipi aneka kuliner lokal.
“Kalau di sini harus jalan-jalan. Rugi diam di hotel. Tempat-tempat indah menantikan kedatangan bapak-ibu sekalian,” ajaknya.
Gubernur Yulius pula menyampaikan selamat kepada Minahasa Utara yang menjadi lokasi Munas VI APKASI.
Menurutnya, momentum ini menjadi sejarah baru, karena akan terulang ribuan tahun lagi.
“Iyakan, anggota APKASI ada 412 kabupaten. Kalau dikali lima tahun (periodesasi waktu Munas), itu nanti dua ribu tahun lagi dapat giliran,” katanya.
Gubernur Yulius berharap Munas APKASI melahirkan kebijakan jitu dalam mendukung program Presiden Prabowo Subianto. “Selamat bermunas. Sulut akan menjamu dengan penuh keramahan,” ujarnya. (*)







