MINUT – Tokoh muda dari kalangan milenial Airmadidi Vikram Tuahuns menyorot dugaan praktik penggunaan fasilitas pemerintah dalam kegiatan politik Paslon Bupati dan Wabup di Minut.
Ia menyatakan, bahwa fasilitas-fasilitas kendaraan dinas yang harusnya digunakan di Pemkab Minut untuk menunjang pelayanan terhadap masyarakat diduga salah fungsikan pemanfaatanya.
“Kami minta pak Bupati dan dinas perhubungan melakukan sidak terhadap operasional mobil-mobil dinas milik pemkab yang diselewengkan pemanfaatanya,” papar Vikram.
Ia menambahkan, dalam melakukan sidak Dishub wajib menggunakan aplikasi online untuk mengidentifikasi mobil-mobil dinas. Sebab, ada indikasi pemanfaatan mobil-mobil dinas itu dimanipulasi dengan mengganti plat nomor kendaraan agar tidak terdeteksi.
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
“Nah, modus-modus yang digunakan memanipulasi plat nomor ini penting di ketahui dan jika kedepatan harus ada sanksi tegas terhadap prlanggarnya,” tandas Vikram.
Keberadaan ASN dan THL juga di titik-titik kampanye Paslon perlu mendapat perhatian Bupati karena sejatinya para ASN dan THL sebagai abdi negara seyogyanya bersikap netral dalam Pillada ini.
“ASN itukan penyelenggara pemerintahan dan memang harus netral sesuai ketentuan jadi jangan menu jukkan secara terang-terangan keberpihak terhadap salah satu Paslon, sednag untuk THL menurut saya mungkin perlu ada imbauan pak Bupati agar menjaga integritasnya di momen Pilkada ini,” tutup Vikram.(***)








