MINUT – Tokoh muda dari kalangan milenial Airmadidi Vikram Tuahuns menyorot dugaan praktik penggunaan fasilitas pemerintah dalam kegiatan politik Paslon Bupati dan Wabup di Minut.
Ia menyatakan, bahwa fasilitas-fasilitas kendaraan dinas yang harusnya digunakan di Pemkab Minut untuk menunjang pelayanan terhadap masyarakat diduga salah fungsikan pemanfaatanya.
“Kami minta pak Bupati dan dinas perhubungan melakukan sidak terhadap operasional mobil-mobil dinas milik pemkab yang diselewengkan pemanfaatanya,” papar Vikram.
Ia menambahkan, dalam melakukan sidak Dishub wajib menggunakan aplikasi online untuk mengidentifikasi mobil-mobil dinas. Sebab, ada indikasi pemanfaatan mobil-mobil dinas itu dimanipulasi dengan mengganti plat nomor kendaraan agar tidak terdeteksi.
- Rapat Lanjutan Pembahasan Ranperda Penanggulangan Kejadian Luar Biasa Dan Wabah Penyakit Menular : Instrumen Hukum Penting Perkuat Kesiapsiagaan Hadapi Darurat Kesehatan
- Sekwan Niklas Silangen Dampingi Ketua Dewan Terima Kunjungan Badan Kehormatan Dan Pimpinan DPRD Kabupaten Kepulauan Sangihe
- Ketua Dewan Andi Silangen Terima Kunjungan Badan Pusat Statistik Sulut : Koordinasi Terkait Penurunan Indeks Demokrasi Indonesia
“Nah, modus-modus yang digunakan memanipulasi plat nomor ini penting di ketahui dan jika kedepatan harus ada sanksi tegas terhadap prlanggarnya,” tandas Vikram.
Keberadaan ASN dan THL juga di titik-titik kampanye Paslon perlu mendapat perhatian Bupati karena sejatinya para ASN dan THL sebagai abdi negara seyogyanya bersikap netral dalam Pillada ini.
“ASN itukan penyelenggara pemerintahan dan memang harus netral sesuai ketentuan jadi jangan menu jukkan secara terang-terangan keberpihak terhadap salah satu Paslon, sednag untuk THL menurut saya mungkin perlu ada imbauan pak Bupati agar menjaga integritasnya di momen Pilkada ini,” tutup Vikram.(***)







