MINUT – Tokoh muda dari kalangan milenial Airmadidi Vikram Tuahuns menyorot dugaan praktik penggunaan fasilitas pemerintah dalam kegiatan politik Paslon Bupati dan Wabup di Minut.
Ia menyatakan, bahwa fasilitas-fasilitas kendaraan dinas yang harusnya digunakan di Pemkab Minut untuk menunjang pelayanan terhadap masyarakat diduga salah fungsikan pemanfaatanya.
“Kami minta pak Bupati dan dinas perhubungan melakukan sidak terhadap operasional mobil-mobil dinas milik pemkab yang diselewengkan pemanfaatanya,” papar Vikram.
Ia menambahkan, dalam melakukan sidak Dishub wajib menggunakan aplikasi online untuk mengidentifikasi mobil-mobil dinas. Sebab, ada indikasi pemanfaatan mobil-mobil dinas itu dimanipulasi dengan mengganti plat nomor kendaraan agar tidak terdeteksi.
- Lantik 36 Kades Terpilih Periode 2026 – 2034, Bupati Delis : Pilkades Telah Selesai, Mari Bersama Membangun Desa Tanpa Ada Perbedaan
- Bupati Bersama Wakil Bupati Dan Forkopinda Tinjau Langsung Kebakaran Hutan Di Lereng Gunung Awu Sangihe
- Dampingi Gubernur Sambut Kedatangan Kapolda Baru, Ketua Komisi I DPRD Sulut Braien Waworuntu : Selamat Datang Di Tanah Nyiur Melambai
“Nah, modus-modus yang digunakan memanipulasi plat nomor ini penting di ketahui dan jika kedepatan harus ada sanksi tegas terhadap prlanggarnya,” tandas Vikram.
Keberadaan ASN dan THL juga di titik-titik kampanye Paslon perlu mendapat perhatian Bupati karena sejatinya para ASN dan THL sebagai abdi negara seyogyanya bersikap netral dalam Pillada ini.
“ASN itukan penyelenggara pemerintahan dan memang harus netral sesuai ketentuan jadi jangan menu jukkan secara terang-terangan keberpihak terhadap salah satu Paslon, sednag untuk THL menurut saya mungkin perlu ada imbauan pak Bupati agar menjaga integritasnya di momen Pilkada ini,” tutup Vikram.(***)







