Minut-Likupang kembali mendapat sorotan positif di tingkat nasional setelah penyelenggaraan Likupang Tourism Festival (LTF) 2026 di Pantai Paal, Desa Marinsow, Likupang, Minahasa Utara, 21–23 Agustus 2026, mendapat apresiasi dari Menteri Pariwisata Republik Indonesia, Widianti Putri Wardana.
Apresiasi tersebut menjadi dorongan penting bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara untuk terus memperkuat Likupang sebagai salah satu destinasi pariwisata unggulan Indonesia.
Widianti menyampaikan ucapan selamat sekaligus penghargaan kepada Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan seluruh panitia yang dinilai menunjukkan komitmen serta dedikasi dalam menyukseskan LTF 2026.
“Selamat dan apresiasi kepada pemerintah Kabupaten Minahasa Utara dan seluruh panitia pelaksana atas komitmen dan dedikasinya dalam menyelenggarakan Likupang Tourism Festival 2026,” ujar Widianti.
- PLN UP3 Palu Tunjukkan Komitmen Pelayanan Prima Lewat Listrik Andal di Giat Hari Cinta Laut
- Sambut Hari Pelanggan Nasional, PLN UP3 Palu Dukung Program BPBL Kementerian ESDM: 52 Rumah di Desa Kanuna Kini Nikmati Listrik
- Pembayaran Ke Warga Belum Tuntas, Badoa Minta Jalan Tol Bitung-Manado Ditutup Sementara
Menurutnya, LTF 2026 bukan sekadar kegiatan hiburan, tetapi menjadi langkah nyata dalam memperkuat daya tarik wisata sekaligus memperkenalkan potensi Likupang kepada pasar wisata yang lebih luas.
Ia pun berharap festival tersebut tidak berhenti sebagai agenda tahunan, melainkan berkembang menjadi event pariwisata yang konsisten, berkelanjutan dan mampu memberi manfaat langsung bagi masyarakat.
“Akhir kata, saya berharap Likupang Tourism Festival 2026 dapat terus berkembang menjadi event yang berkelanjutan dan memberikan dampak positif bagi pariwisata dan masyarakat,” pesannya.
Festival yang dipusatkan di kawasan Pantai Paal itu menjadi panggung untuk memperkenalkan kekayaan alam dan keanekaragaman hayati Likupang, baik kepada wisatawan Nusantara maupun mancanegara.
Beragam kegiatan yang disajikan selama festival turut mengangkat potensi Likupang dari berbagai sisi. Mulai dari panorama pesisir dan kekayaan bahari, budaya lokal, kreativitas masyarakat hingga peluang ekonomi yang dapat dikembangkan dari sektor pariwisata.
Bagi Pemerintah Kabupaten Minahasa Utara, momentum tersebut menjadi bagian dari upaya membangun citra Likupang bukan hanya sebagai kawasan dengan keindahan alam, tetapi sebagai destinasi yang memiliki kalender event serta daya tarik wisata yang berkelanjutan.
Pengembangan sektor pariwisata juga menjadi salah satu perhatian di bawah kepemimpinan Bupati Minahasa Utara, Joune Ganda.
Joune menegaskan, pembangunan pariwisata tidak boleh hanya berorientasi pada peningkatan jumlah kunjungan wisatawan. Lebih dari itu, sektor pariwisata harus mampu menciptakan perputaran ekonomi, membuka peluang usaha bagi masyarakat dan memperkuat branding Minahasa Utara hingga ke tingkat nasional dan internasional.
Dalam kerangka itu, LTF menjadi salah satu strategi untuk menjaga perhatian terhadap Likupang sekaligus memperkuat posisinya sebagai destinasi pariwisata prioritas.
Suksesnya penyelenggaraan LTF 2026 juga tidak terlepas dari kerja panjang panitia. Ketua Panitia Likupang Tourism Festival 2026, Ray Dondo Kambey, bersama jajaran panitia melakukan berbagai persiapan untuk memastikan festival tidak hanya berjalan meriah, tetapi juga mampu menghadirkan pengalaman wisata yang menarik bagi masyarakat dan wisatawan.
Apresiasi dari Menteri Pariwisata sekaligus mempertegas bahwa penyelenggaraan LTF 2026 merupakan hasil kerja bersama pemerintah daerah, panitia, pelaku pariwisata, masyarakat serta seluruh pihak yang terlibat.
Ke depan, tantangannya bukan lagi sekadar mempertahankan kemeriahan festival, tetapi memastikan LTF mampu tumbuh sebagai event yang memiliki kualitas, konsistensi dan dampak ekonomi nyata bagi masyarakat Likupang. (T3/*)





