Sulut – Pemberdayaan Kampung KB bakal lebih dioptimalkan melalui Dana Bantuan Operasional KB (BOKB), termasuk jalannya kelompok kegiatan dengan banyaknya pembinaan dan pelatihan.
Hal itu di katakan Kepala Seksi (Kasi) Monitoring dan Evaluasi Operasional BKKBN Pusat Yusna Afrilda pada di kegiatan Pembekalan Kelompok Kerja Kampung KB di Manado,belum lama ini.
Menurut Afrilda adanya Kampung KB dapat melahirkan kader-kader berpotensi sesuai bidangnya untuk mengaplikasikan ke masyarakat.
“Baik itu di bidang pendidikan , kesejahteraan, kesehatan maupun ekonomi,” tukasnya.
- Ketua Dewan Andi Silangen Menghadiri Undangan Rapat Kerja Daerah Gerindra Sulut 2026
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
Kepala BKKBN Sulut Drs Sugiyatna berharap pengelola Kampung KB untuk dapat mempersiapkan kader-kader potensial guna memaksimalkan program KB di setiap daerah.
“Ini memang menjadi hal yang sangat penting, agar penyiapan SDM untuk menunjang program dapat dilahirkan dari Kampung KB sendiri,” tukasnya.
Dia menuturkan, keberadaan nanti para kader-kader Kampung KB potensial akan ikut menunjang dan mendorong maksimalnya realisasi program KKBPK yang terus digenjot BKKBN Sulut.
“Para kader nanti akan berperan bersama menunjang program KKBPK supaya dapat terlaksana sebagaimana yang diharapkan,” tandas Sugiyatna. (***)






