Tahuna – Sejak dijalinnya kerjasama antara Lapas kelas II B Tahuna dengan Pusat kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) Pioner yang ditandai dengan penandatanganan MoU antara KaLapas Tahuna Suharno SH.MH dan Dra.Elvie Roos Zakarias pada bulan Juni,terus dimatangkan persiapan kegiatan belajar mengajarnya.
“Kegiatan belajar mengajar akan dimulai awal bulan juli, sesuai dengan perhitungan semester dan akan di tangani sebanyak empat belas tenaga pendidik dari semua bidang studi” ujar Zakarias.
Menurutnya di lapas tahuna tercatat 3 paket yakni paket A setara SD ,B setara SMP dan Paket C setara SMA dengan jumlah peserta didik ,paket A berjumlah 38 orang ,paket B 19 orang ,paket C 23 orang dan juga buta aksara ada 7 orang.
“Besar harapan kami, kiranya Peserta Didik atau Warga Belajar ,Paket A , Paket B dan Paket C yang ada DI Lapas Kelas IIB Tahuna dapat mengikuti pembelajaran sampai tuntas dan juga mengikuti Ujian Akhir sampai lulus sehingga menerima Ijazah yang dapat digunakan ketika mereka mencari pekerjaan” kata Elvie
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
- Resmikan Museum Negeri Provinsi Sulut, Fadli Zon Puji Kepemimpinan Gubernur Yulius Peduli Dengan Budaya Daerah
Lanjut dikatakannya,Kedepan nantinya juga akan diakui oleh masyarakat bahwa mereka benar-benar menunjukkan perubahan karakter yang baik menjadi sosok pribadi yang berarti setelah menerima pembinaan sekaligus pendidikan di Lapas Kelas IIB Tahuna.
“Kiranya kerja sama ini, antara Lapas Kelas IIB Tahuna dan PKBM Pioner tetap terus terjalin sampai kedepannya baik dalam bidang pendidikan maupun lintas sektoral” tutup Ibu Elvie. (Yoss)








