Minsel-Bupati Minahasa Selatan Franky Donny Wongkar, S.H., bersama jajaran Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda) Kabupaten Minahasa Selatan melaksanakan kegiatan penertiban umbul-umbul, iklan, baliho, dan spanduk.
Kegiatan penertiban tersebut difokuskan di kawasan pertokoan Tumpaan serta sepanjang jalan protokol di wilayah Kecamatan Tumpaan dan Kecamatan Amurang Timur, Jumat (13/02/2026).
Penertiban difokuskan pada atribut visual yang tidak sesuai ketentuan penempatan, tidak memiliki izin, maupun yang sudah tidak layak tampil, guna menjaga estetika kawasan, ketertiban umum, serta keselamatan masyarakat pengguna jalan.
Bupati FDW menegaskan bahwa kegiatan ini juga menjadi bagian dari komitmen Pemerintah Kabupaten Minahasa Selatan dalam mendukung program nasional serta membangun kesadaran kolektif masyarakat untuk menjaga kebersihan dan kerapian lingkungan.
- Bakal Digelar Besok! DPRD Sulut Agendakan Rapat Paripurna Penyerahan Laporan Hasil Pemeriksaan BPK RI Atas LKPD Tahun 2025
- Pimpin Upacara Momentum Nasional dan Daerah, Plt Bupati Titip Pesan Optimistis Kepada Generasi Muda Sitaro
- Bupati FDW Hadiri Ibadah Minggu Bersama di Jemaat GMIM Betlehem Ranomea Amurang Timur
“Melalui sinergi antara pemerintah daerah, Forum Koordinasi Pimpinan Daerah Kabupaten Minahasa Selatan, dan seluruh elemen masyarakat, diharapkan Gerakan Indonesia ASRI dapat diimplementasikan secara berkelanjutan sehingga mampu menciptakan tata ruang daerah yang lebih tertib, sehat, dan berdaya saing.“Ujar Bupati FDW.
Dijelaskan Bupati FDW,kegiatan ini merupakan tindak lanjut pelaksanaan Gerakan Indonesia ASRI yang dicanangkan oleh Presiden Republik Indonesia, Prabowo Subianto, sebagai upaya mewujudkan lingkungan yang bersih, tertib, indah, dan nyaman.
“Ini bagian dari pelaksanaan instruksi Presiden Prabowo Subianto untuk menertibkan spanduk, baliho liar, serta reklame yang tidak sesuai aturan,” Pungkas Bupati.(*Onal_M)






