Jakarta-Dinas Komunikasi dan Informatika (Diskominfo) Kabupaten Morowali Utara (Morut), melaksanakan kordinasi Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kemenkominfo) di Jakarta, Kamis (11/07/2024).
Kordinasi ini dilakukan langsung Kadis Kominfo Morut, Gatot SE Budiyanto SKom, didampingi oleh Guntur SE.
Kordinasi tersebut, berkaitan dengan upaya tindak lanjut cepat dari Diskominfo Morut, terkait permasalahan jaringan BTS yang berada pada beberapa titik tertentu di Morut, melalui usulan pada kegiatan Musrenbang tahun 2024.
Dalam pertemuan itu, Kadis Kominfo Morut, menyampaikan segala bentuk usulan dan permasalahan berkaitan dengan jaringan di sektor pendidikan, kesehatan, kantor camat dan kantor desa, serta laporan lokasi blank spot dan permasalahan sejumlah BTS di Morut, tetapi tidak berfungsi dengan baik selama ini.
Pihak Bakti Kominfo diwakili, Toib, sebagai penanggung jawab bagian infrastruktur usulan daerah tertinggal, terdepan dan terluar (3T), sangat merespon dengan baik kehadiran Diskominfo Morut, serta memberikan apresiasi kepada Kadis Kominfo sebagai bukti nyata dan kerjasamanya, dalam upaya peningkatan pelayanan kualitas jaringan di bumi tepo asa aroa tercinta.
Toib, menyampaikan, di 2024 ini Kabupaten Morut kembali akan mendapatkan bantuan BTS sebanyak 69 titik lokasi, yang diharapkan bisa menunjang kualitas layanan jaringan internet di daerah ini.
Dihari yang sama, Kadis Kominfo Morut, juga berkordinasi dengan Bidang Informasi dan Komunikasi Publik Kemenkominfo, untuk membahas Data Komunitas Informasi Masyarakat (KIM).
Data ini merupakan informasi dari kelompok masyarakat secara mandiri dan kreatif yang aktivitasnya melakukan pengelolaan informasi dan pemberdayaan masyarakat dalam rangka meningkatkan nilai tambah penyebaran informasi.
Perwakilan Bidang IKP Kemenkominfo, Nurul, menjelaskan, segala bentuk hasil pembinaan KIM yang diterima oleh pusat nantinya, juga akan dibagikan lewat seminar dan pelatihan, sehingga seluruh masyarakat yang tergabung dalam KIM, dapat memiliki pengetahuan dan ilmu yang sama dalam pengelolaan informasi di masyarakat, dan bisa dimanfaatkan untuk pemasaran sektor pariwisata dan UMKM di daerah.
Ia menambahkan, Kemenkominfo, juga telah memberikan dukungan dalam penyediaan portal website khusus untuk seluruh Kabupaten/Kota dalam pengelolaan dan penyebaran informasi data KIM, sehingga Diskominfo Morut telah terdaftar saat Bimtek KIM di Kota Kendari sebelumnya. (Diskominfo/NAL)














