Konsumsi Miras Hinga Terjadi Kesalahpahaman, Persma Tewas Dengan Tiga Tikaman

Bitung, Redaksisulut – Persma Dame (40) warga Kelurahan Bitung Timur Kecamatan Maesa tewas di aniaya dengan senjata tajam. Sabtu, (20/6/2020).

Diduga tewasnya seorang buruh bangunan ini dilakukan warga Kelurahan Bitung Timur, dimana MM alias Melvin (20), AD alias Arfa (29) dan DS alias Sandi (19).

Menurut informasi, sekitar pukul 19.15 wita, setelah selesai bekerja korban bersama rekannya pergi mengkonsumsi minuman keras (Miras) di kompleks Sari Kelapa dan sekitar pukul 23.30 Wita, korban pamit untuk pulang, namun baru berjalan sekitar 50 meter, korban sudah berteriak minta tolong dan ditemukan sudah tergeletak di jalan dengan bersimbah darah.

Kapolsek Maesa, Kompol Elia Maramis setelah dikonfirmasi, Minggu, (21/6/2020) membenarkan kejadian tersebut. Ketiga pelaku usai menganiayaya korban langsung menyerahkan diri dengan membawa barang bakti yang mereka gunakan.

“Setelah menyerahkan diri, ketiganya langsung diamankan diruang tahanan Polsek Maesa, sedangkan unit SPKT Polsek Maesa langsung mendatangi TKP dan membawa korban di rumah sakit”. Kata Kapolsek.

Ia juga mengatakan bahwa ketiga pelaku pada saat itu baru selesai mengkonsumsi Miras dan pada saat bertemu terjadi kesalahpahaman dimana korban menganggap para pelaku adalah ojek.

“Kronologis kejadian menurut keterangan kedua pelaku diantaranya bahwa pada awalnya para pelaku mengkonsumsi miras di rumah sala satu pelaku Arfa sekitar pukul 23.00 wita, kemudian korban memanggil ojek untuk dinaikinya namun pada saat itu sala satu pelaku yang bernama Melvin hendak pulang kerumah dan korban menghampiri pelaku dan menanyakan “Ojek ngana?”. Pelaku Melvin menjawab “Bukan, kita mo pulang. Kemudian dikarenakan korban dan pelaku pada saat itu sudah mengkonsumsi miras hingga terjadi kesalahpahaman. Korban mendorong pelaku hingga terjatuh dan pelaku Arfa bermaksud untuk melerai namun korban mendorong hingga para pelaku melakukan penganiayaan balik kepada pelaku dengan menggunakan senjata tajam”. Katanya.

Sesuai hasil olah TKP dan keterangan saksi dugaan sementara adalah penganiayaan yang dikarenakan kesalahpahaman karena pelaku dan korban sudah mengkonsumsi Miras.

Dari kejadian ini, korban mengalami tiga luka tusuk yakni di bagian perut, dada kiri, bagian belakang serta empat luka tebas di bagian tangan sebelah kiri, bagian kepala dan dua dibagian belakang. (Wesly)

Related posts