Jika Terpilih Nanti,Sonya-Syarif Siap Dikritik Demi Pembangunan Kota Manado

MANADO – Biasanya seorang pemimpin kepala daerah alergi dengan kritikan. Apalagi kritikan dari rakyatnya. Namun kali ini berbeda dengan salah satu calon Walikota Manado, Sonya Silviana Kembuan (SSK) siap menerima kritikan jika dirinya terpilih menjadi Walikota Manado.

Hal ini terungkap, kampanye dialogis Sonya-Syarif, Kamis (21/10/2020) tadi malam di kelurahan Pandu, kecamatan Mapanget. Pada saat tanya jawab, salah seorang warga menanyakan, apakah Sonya siap menerima kritikan. Dengan spontanitasnya Cawali Sonya menjawab selalu siap dikritik oleh rakyatnya.

“Seseorang yang ingin maju harus mau dikritik dan saya tidak akan pernah alergi dengan kritikan,karena kritikan itu penyemangat bagi saya dan pak syarif untuk bangun Kota Manado,” tegas Cawali Sonya.

Lanjut Sonya, karena kritikan itu menurutnya adalah ilmu. Jika menutup diri tidak ingin mendengar kritikan maka bagaimana mau ambil keputusan nanti.

Dikampanye tersebut di singgung juga tentang insentif para imam yang menjadi bahan ajang politik. Cawali Sonya menegaskan, diprogramnya, insentif imam akan melebihi upah minimum.

Di akhir kampanye dialogis, Cawali Sonya berharap warga memilihnya pasangan Sonya-Syarif nomor urut 2 untuk menjadi pemimpin Kota Manado. Agar Manado berubah, serta kota yang Modern dan Berbudaya. (*)

Related posts