Bitung,Redaksisulut- Perempatan Pinokalan antara Girian Atas, Asrama Polisi (Aspol), Manembo-nembo, Girian Permai kini Rawan aksi kekerasan hingga memakan korban.
Menurut informasi, kejadian tersebut korban Herman Mangundap (Lago) Ingin mengantarkan saksi Stenly Gahauna (Tendu) pulang kerumah namun saat dijalan, Tendu bersama korban dicegat pelaku.
Saat dicegat, Tendu mengatakan bahwa dirinya bersama Korban turun menanyakan permasalahan, kenapa mereka dijegat ? Sedangkan tidak ada permasalahan.
“Pas turung, dorang langsung cabu Piso, jadi karna merasa terancam kita langsung star motor mo cari bantuan”. Katanya.
- Ketua Dewan Andi Silangen Menghadiri Undangan Rapat Kerja Daerah Gerindra Sulut 2026
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
Ia juga mengatakan bahwa, dirinya sempat keliling kompleks mencari yang masih bangun agar bisa meminta bantuan, namun hanya menemukan satu orang teman dan langsung balik di lokasi kejadian.
“Pas sampe, tamang (korban) solari, mar pelaku dabataria bilang coba Iko, Kong dorang bilang Coba Dusu! Torang Tikam Pa Ngoni”. Kata Tendu dengan nada kecewa.
Dari kejadian ini, Lago sempat bertahan dan Meninggal dunia di RS Manembo-nembo akibat adanya dua luka tusukan.
Menurut informasi, sudah ada 3 orang yang diduga tersangka yang diantaranya sempat mengancam Tendu saat kembali meminta bantuan. (Wesly)






