Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey, SE
Sulut – Gubernur Sulawesi Utara, Olly Dondokambey menetapkan status siaga darurat penanganan bencana non alam virus corona atau covid-19 di Sulut.
Status ini berlangsung selama 75 hari terhitung mulai 16 Maret sampai 29 Mei 2020 dan dapat diperpanjang ataupun diperpendek sesuai kebutuhan penyelenggaraan penanganan darurat bencana.
Kebijakan yang dikeluarkan melalui SK Gubernur No. 97 tahun 2020 ini mengacu pada pernyataan juru bicara pemerintah covid-19 dalam konferensi pers pada tanggal 14 Maret 2020, yang menyatakan bahwa Sulut menjadi salah satu daerah penyebaran covid-19.
Selain itu, World Health Organization (WHO) juga menyatakan bahwa Covid-19 sebagai pandemik pada tanggal 11 maret 2020.
- Hadirkan Semangat Baru Bagi Warga Terdampak Banjir, PLN UP3 Gorontalo Salurkan 535 Paket Sembako di Lima Desa di Gorontalo Utara
- Semangat Hari Lahir Pancasila, PLN UP3 Kotamobagu Salurkan 150 Paket Sembako untuk Masyarakat Miskin Ekstrem di Bolaang Mongondow Utara
- Gubernur Yulius Ajak Warga Jaga Kelestarian Lingkungan Demi Masa Depan Generasi Mendatang
Adapun biaya yang timbul sebagai akibat pelaksanaan keputusan ini dibebankan pada APBD Sulut, APBN, serta sumber dana iain yang sah dan tidak mengikat.
“Keputusan Gubernur ini mulai berlaku pada tanggal ditetapkan,” kunci Gubernur Sulut dalam SK tersebut.









