Morut-Gubernur Sulawesi Tengah (Sulteng), H Rusdy Mastura, secara resmi membuka perhelatan Pertemuan Raya Pemuda Gereja (PRPG) Ke 75 Gereja Kristen Sulawesi Tengah (GKST), di lapangan sepak bola Persimas Desa Tomata-Pambarea, Kecamatan Mori Atas, Kabupaten Morowali Utara (Morut), sebagai tuan rumah, Minggu (14/07/2024) siang.
Hadir dalam kegiatan tersebut, Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, Wakil Bupati (Wabup) Morut, H Djira k SPd MPd, Wabup Luwu Timur, Dandim 1311/ Morowali, Letkol Inf Alzaki, Ketua Sinode GKST Tentena, Pdt Djadaramo Tasiabe MTh, Anggota DPRD Provinsi Sulteng, Abdul Karim Aljufri (AKA), Camat Mori Atas dan Mori Utara, Kapolsek Mori Atas, Kades se Mori Atas dan Mori Utara, tokoh agama, serta sejumlah tamu undangan lainnya.
Kegiatan yang melibatkan sekitar 16 ribuan pemuda dari 27 Klasis se GKST, terdiri dari dua Provinsi, yakni Sulteng dan Sulsel, akan berlangsung 13 – 21 Juli 2024.
Gubernur Sulteng, Rusdy Mastura, dalam sambutannya, saat membuka kegiatan, mengatakan, PRPG merupakan momentum pertemuan yang paling strategis, dalam rangka mengapresiasi serta mempermudah Gereja dalam berekspresi dan mengembangkan talenta, baik sebagai subjek maupun objek pelayanan rohani iman pemuda GKST.
“Saya berharap kegiatan ini bisa di maksimalkan dengan sungguh-sungguh, dalam rangka menumbuhkan, menyerap dan meningkatkan iman dalam pelayanannya,” Kata mantan Walikota Palu dua Periode itu.
Ia mengatakan, momentum ini juga hendaknya menjadi motivasi, semangat dan kebersamaan bagi seluruh umat beragama, dalam kerendahan hati dan sabar, saling pengertian, menghargai dan memahami sebagai umat beragama. Hal tersebut penting bagi semuanya, utamanya para pemuda agar hidup dalam pergaulan yang lebih baik lagi.
“Ini ajang untuk mengapresiasi talenta para pemuda, dalam hal pelayanan dan meningkatkan nilai-nilai Iman yang ada. Selamat mengikuti kegiatan ini dengan baik, ” ujar Gubernur Cudy.
Sebelumnya, Bupati Delis, dalam sambutan selamat datang, mengucapkan selamat datang di bumi tepo asa aroa tercinta, Kabupaten Morut.
Ia mengungkapkan, PRPG merupakan ajang kasih persaudaraan, yang merepresentasikan pemuda sebagai bagian penting dari Gereja yang ada.
“Mari kita jaga nama baik dalam ajang akbar ini, jangan sampai ada hal-hal yang bisa mencederai kegiatan ini,” pinta orang nomor satu di Morut ini.
“Sebagai tuan rumah, kami sangat menyadari betul, tidak ada perhelatan yang tidak mempunyai kekurangan, tak ada gading yang tak retak,” ungkap Politisi Senior DPP Partai Hanura.(*/NAL)









