Ganti Sekretaris Dan Ketua Harian DPD PSI Bitung, Ini Kata Krets Mamandole

oleh -295 Dilihat

Bitung- DPD Partai Sokidaritas Indonesia (PSI) Kota Bitung, melakukan pergantian dua posisi strategis yakni ketua Harian dan Sekretaris. Ketua Harian yang sebelumnya diemban oleh Maikel Lompoliuw, ST, kini diganti Welfrits Jacobus.

Sementara posisi Sekretaris yang sebelumnya dijabat Blessifiko Lengkong, dicopot dan digantikan dengan eks kader Perindo, Iskandar Togas Djafar.

Ketua DPD PSI Bitung, Krets Mamandole kepada sejumlah wartawan, Kamis (9/7/2026) di sekretariat PSI Bitung mengatakan, ada beberapa alasan mengapa 2 posisi strategis tersebut diganti. Menurut Mamandole, partai punya aturan yang semua kader harus menaati. Selain itu kata Mamandole, dalam setiap organisasi mengenal apa yang namanya etika dan saling menghargai.

“Penyebab pergantian ini adalah hal biasa dalam partai politik. Yang terjadi Ini, menyangkut etika dalam berorganisasi,” kata Mamandole. Ditanya lebih detail mengenai alasan pergantian tersebut, pengusaha asal Bekasi tersebut mengatakan, Lengkong dan Lompoliuw sudah beberapa kali dihubungi baik lewat telepon maupun aplikasi whaastap, terkait permasalahan yang terjadi, akan tetapi tidak ditanggapi.

“Mereka berdua (Lengkong dan Lompoliuw) 2 kali melakukan kegiatan tanpa sepengetahuan saya sebagai ketua dan pengurus yang lain. Ini maksudnya apa? Data calon pengurus dan anggota saya minta tidak diberikan,” kata Mamandole didampingi ketua DPC PSI Matuari, Buang Ngantung.

Selain itu, kata Mamandole, dirinya mendapat informasi, Lengkong dan Lompoliuw, melakukan manuver dengan melobi beberapa orang agar mau menjadi ketua PSI Bitung. “Manuver yang mereka lakukan saya tahu. Mereka ingin mengganti saya sebagai ketua. Buat saya tidak masalah, asal komunikasi dan punya alasan yang kuat. Saya dibilang tidak kerja. Padahal semua dipartai ini saya kerjakan dan saya biayai. Laporan-laporan ke DPP saya yang buat,” tegas Mamandole.

Semua permasalahan ini menurutnya, sudah dilaporkan ke ketua DPW PSI Sulut, Tatong Bara, dan meminta arahan serta petunjuk. Yang hasilnya diperintahkan untuk dilakukan pergantian. “Saya melaporkan ini ke ketua DPW, sebagai atasan langsung. Dan menurut ketua DPW, lakukan evaluasi dan pergantian. Dan itu yang kami lakukan, hingga turun SK yang baru dari DPP PSI yang ditanda tangani oleh ketua umum, Kaesang Pangarep dan telah kami bawa ke KPU Bitung,” tandas mantan ketua Bappilu Perindo Sulut tersebut.

Mamandole mengatakan, baik Lengkong dan Lompoliuw hanya dicopot dari pengurus dan masih tetap kader PSI. “Kita semua berteman. Mereka tetap kader PSI. Hanya saja sudah bukan pengurus. Pergantian ini adalah dinamika biasa,” pungkasnya. (hzq)

No More Posts Available.

No more pages to load.