Purwakarta-Kebersamaan tampak nyata di Desa Lebak Anyar, Kecamatan Pasawahan, Kabupaten Purwakarta, pada Jumat pagi (10/7/2026). Warga dari RT 15, RW 06, Dusun Tiga, tampak antusias turun ke jalan untuk melaksanakan agenda rutin “Jumusih” atau Jumat Bersih.
Kegiatan yang dimulai sejak pukul 07.00 WIB ini menjadi ajang bagi warga untuk mempererat tali silaturahmi sekaligus memastikan lingkungan tempat tinggal mereka tetap nyaman, sehat, dan asri.
Menjaga Tradisi, Membangun Lingkungan Sejak pagi, tampak para warga berbaur tanpa sekat. Dengan membawa peralatan kebersihan masing-masing, mereka bergotong royong membersihkan saluran air, memangkas rumput liar di bahu jalan, hingga mengumpulkan sampah plastik yang tersebar di area blok.
Kepala Dusun Tiga mengungkapkan bahwa agenda Jumat Bersih ini bukan sekadar rutinitas mingguan. “Ini adalah bentuk investasi sosial. Ketika
lingkungan bersih, kesehatan warga terjaga, dan yang paling penting, kerukunan antarwarga semakin erat melalui kerja bakti seperti ini,” ujarnya di sela-sela kegiatan.
Wujud Kepedulian Warga Suasana di RT 15 pagi itu jauh dari kesan kaku. Sambil bekerja, warga tampak saling bercengkrama, berbagi cerita, hingga menikmati hidangan sederhana yang disiapkan oleh ibu-ibu setempat. Kehangatan ini membuktikan bahwa semangat gotong royong yang menjadi warisan leluhur masih sangat kuat di Desa Lebak Anyar.
”Kami senang melihat kekompakan warga hari ini. Dengan lingkungan yang bersih, anak-anak jadi lebih nyaman bermain, dan pemandangan di sekitar rumah pun menjadi lebih indah,” ujar salah satu warga yang ikut berpartisipasi.
Dampak Positif bagi Desa
Kegiatan ini mendapatkan apresiasi dari berbagai pihak. Desa Lebak Anyar sendiri memang dikenal memiliki komitmen tinggi dalam menjaga kebersihan lingkungan sebagai salah satu prioritas pembangunan berbasis kemasyarakatan.
Diharapkan, aksi “Jumusih” di RT 15/RW 06 ini dapat menjadi inspirasi bagi dusun tiga3 lainnya di Kecamatan Pasawahan untuk terus menjaga kebersihan lingkungan dengan cara yang sederhana namun berkelanjutan.
Dengan lingkungan yang terjaga, Desa Lebak Anyar semakin mengukuhkan posisinya sebagai desa yang tidak hanya indah secara geografis, tetapi juga istimewa karena warganya yang guyub dan peduli. (Ustad Wahyu/Mustopa)






