Bitung-Dua partai politik (parpol) yang sedang berkuasa di kota Bitung, yakni Gerindra dan Nasdem meminta agar walikota menaikan dana partai.
Hal ini dikatakan anggota DPRD dari fraksi Nasdem, Alexander Wenas saat rapat Pansus Lapora Keterangan Pertanggung Jawaban Walikota (LKPJ) tahun 2025 bersama Badan Kesbangpol, Selasa (28/4/2026). Menurut Wenas, penyesuaian alokasi anggaran untuk dana bantuan partai politik sudah perlu dilakukan, karena nilainya saat ini terlalu kecil, yaitu sebasar Rp. 6.500 per suara.
“Saya berharap kepada Kesbangpol melakukan kajian untuk dana bantuan parpol, dan mengikuti standar yang telah diterapkan oleh kabupaten/kota lain,” kata Wenas.
Pernyataan Wenas tersebut didukung Ketua Fraksi Gerindra, Denny Liemintang. Menurutnya, bantuan dana ke parpol prioritas utamanya untuk pendidikan politik.
- Bupati Sangihe Hadiri Pentupan PENAS Ke XVII Di Gorontalo Sekaligus Tinjau Stand Pameran Kabupaten Sangihe
- Sukses Kawal Kunjungan Presiden RI di Puncak PENAS XVII 2026, PLN UID Suluttenggo Hadirkan Pasokan Listrik Andal Tanpa Kedip
- Lomba Tarian Kolcis Masuk Side Event TIFF 2026, Siap Digelar di Tomohon
“Bantuan parpol bagian dari meningkatkan kesadaran hak, kewajiban warga negara dan literasi politik serta mendukung fungsi operasional partai agar lebih demokratis,” tegasnya.
Sementara itu, Plt Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Pemkot Bitung, Agus Mamijo menyarankan agar partai politik melakukan rapat bersama sebelum melakukan pengajuan.
“Perlu ada rapat bersama di parpol. Agar supaya satu suara dalam pengajuan nilai bantuan nanti, karena kenaikan bantuan parpol tetap bergantung pada kemampuan keuangan daerah,” ujar Mamijo. (hzq)






