Terima Kedatangan BPS Bitung Untuk Sensus Ekonomi di Keluarga Maringka Gumolung, Wawali Himbau Masyarakat Buka Pintu Rumah

oleh -688 Dilihat

Bitung-Badan Pusat Statistik (BPS) Kota Bitung, Selasa (23/6/2026) melakukan sensus ekonomi di keluarga Maringka Gumolung, yang juga wakil walikota Bitung, di rumah dinas Wakil Walikota.

Tim sensus BPS Bitung dipimpin langsung oleh kepala BPS Bitung, Carles Siburian bersama jajaran. Wakil Walikota, Randito Maringka menyambut hangat kedatangan tim sensus ekonomi 2026. Menurut Wawali, sensus ekonomi ini sangat penting untuk menyiapkan data dasar ekonomi masyarakat.

“Data ini nantinya menjadi dasar bagi pemerintah untuk merumuskan dan mengevaluasi kebijakan pembangunan sekaligus membantu pelaku usaha dalam membaca pasar dan tren investasi,” kata Maringka.

Dikatakan Maringka, sensus ekonomi tahun 2026 ini fokus pada tiga hal yakni, mendapatkan data perekonomian, karakteristik usaha dan pemetaan ekonomi baru. “Sensus ekonomi dIni untuk peningkatan usaha. Masyarakat jangan salah menilai. Kita wajib memberikan data, supaya kota itung ada data akurat. Masyarakat jangan ragu untuk memberikan data kepada petugas sensus, karena kerahasiaan data dijamin oleh undang-undang. Oleh karenanya, saya mengajak seluruh warga kota Bitung untuk membuka rumah masing-masing dan menerima kedatangan petugas sensus ekonomi ini dengan ramah dan memberi data yang sesuai dan benar,” tandas Maringka.

Sementara itu kepala BPS Bitung, Carles Siburian mengatakan, untuk kota Bitung ada ada 153 petugas sensus yang akan mengunjungi semua rumah yang ada di kota Bitung, tanpa terkecuali. Petugas sensus tersebut kata Siburian, direkrut dari masyarakat yang diseleksi oleh BPS.

“Semua petugas sensus itu sudah ada kontrak. Semua data harus bersifat rahasia dan diinput di sistem yang langsung ke pusat. Datanya dijamin kerahasiaannya. Jika bocor dari petugas, ada sanksi sampai pada konsekuensi hukum,” ujar Siburian.

Lanjut dikatakannya, pelaksanaan sensus ekonomi ini dilakukan setiap 10 tahun, dan semua rumah akan dikunjungi oleh petugas tanpa terkecuali. “Pelaksanaannya mulai tanggal 15 Juni sampai 31 Agustus sudah harus selesai. Kami harapkan masyarakat dapat menerima kedatangan kami,” pungkasnya. (hzq)

No More Posts Available.

No more pages to load.