Manado – Dinas Pariwisata (Dispar) Kota Manado menggelar kegiatan Ramadhan Ekrafair, guna mendorong perkembangan ekonomi kreatif (ekraf) di Ibu kota Provinsi Sulawesi utara (Sulut).
Ramadhan Ekrafair di launching oleh Kepala Dispar Manado, Lenda Pelealu mewakili Walikota Manado G.S Vicky Lumentut. Dihadiri Direktur Infrastruktur Ekonomi Kreatif Selliane Halia Ishak bersama jajaran dari Kementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif (Kemenparekraf), bertempat di Kantor Dispar Manado, Kamis (22/4/2021).
Kegiatan ini disiarkan langsung secara virtual tersebut bertujuan menunjukkan bahwa Manado telah memiliki empat subsektor ekraf. Yakni musik, kuliner, fotografi serta fashion.
“Empat subsektor ekraf itu yang kita dorong dan kami optimis, 16 subsektor yang lain juga pasti kita akan kembangkan yang bertujuan pada peningkatan ekonomi masyarakat,” ujar Lenda.
- Ketua Dewan Andi Silangen Menghadiri Undangan Rapat Kerja Daerah Gerindra Sulut 2026
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
Dikatakan Lenda, Ramadhan Ekrafair juga menjadi ajang mempromosikan produk dan talenta masing-masing.
“Misalnya ada sesi foto produk, para fotografer nantinya dapat mengambil foto makanan atau brand pakaian lokal. Foto-foto itu nantinya bisa digunakan untuk mempromosikan produk mereka. Nanti ada juga live musik lapak brand lokal serta jajanan kuliner. Pokoknya banyak kegiatan menarik yang akan kita gelar selama tiga hari ke depan,” Ujar Lenda, seraya mengajak Mari sukseskan Ramadhan Ekrafair ini, kita saling menjaga dengan tetap mengedepankan protokol kesehatan, patuhi apa yang menjadi anjuran pemerintah. (*)






