Manado – Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sulawesi Utara (Sulut), menggelar Workshop Perizinan online, bersama dengan seluruh lembaga penyiaran di Kota Manado, Rabu (2/6) di salah satu warkop dibilangan boulevard 2.
Koordinator bidang pengelolaan struktur dan sistem penyiaran (PS2P) KPID Sulut, Hamri Mokoagow mengucapkan, terimakasih kepada Ketua KPID Sulut dan seluruh komisioner yang terlibat dalam kegiatan ini.
Menurut Hamri, kegiatan ini dilakukan supaya iklim investasi di Kota Manado bisa bertumbuh melalui perijinan penyiaran. Dan ini adalah upaya untuk meningkatkan pendapatan asli daerah (PAD).
“Saya berharap kiranya meminta kerja sama dari semua pihak baik Insan Pers, lembaga penyiaran, agar pendapatan dari sektor perijinan bisa kita tingkatkan bersama,” ucap Hamri.
- Peringati Harkitnas Ke-118, Kementerian ATR/BPN Gelar Upacara Dengan Semangat Jaga Tunas Bangsa Demi Kedaulatan Negara
- Dapat Tanah Orang Tua, Simak Penjelasan Proses Balik Nama Sertipikat Berikut Ini
- Perkuat Kepastian Hukum Untuk Rumah Tinggal, Masyarakat Bisa Tingkatkan Sertipikat HGB ke HM Sekarang
Dia juga meminta kepada seluruh pihak terkait dalam perizinan dapat terus bersinergi dalam menyosialisasikan regulasi perizinan kepada lembaga penyiaran di daerah.
Selain dihadiri oleh sejumlah Lembaga Penyiaran Jasa Televisi dan Radio, kegiatan tersebut dibuka oleh Kadis Kominfo yang diwakili oleh salah satu Kabid Noldi Kilapong.
Kegiatan bimtek dan workshop tersebut menghadirkan pemateri seperti Reyner Ointoe (fiksiwan), Erick Kawatu (mantan Ketua KPID Sulut), Amanda Komaling (Ketua IJTI Sulut) , dan Supardi Bado (Sekretaris AMSI Sulut). (ivan)






