Kotamobagu-Curah hujan yang terus meningkat dalam beberapa hari terakhir membuat Ketua Fraksi PKB Refly S Mamonto (RSM) mendesak Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) untuk segera melakukan pemantauan intensif dan mempercepat langkah antisipasi guna mencegah bencana banjir dan tanah longsor di Kotamobagu.
Dari pantauan,banjir yang terjadi,diakibatkan oleh luapan air sungai dan saluran air drainase hingga merendam rumah di beberapa titik yang disebabkan oleh tingginya curah hujan yang mengguyur wilayah Kotamobagu dan sekitarnya.
RSM,menegaskan bahwa kondisi cuaca ekstrem saat ini harus direspons dengan cepat oleh pihak BPBD Kotamobagu.
“Kami meminta BPBD untuk meningkatkan patroli dan pemantauan di wilayah-wilayah rawan banjir serta longsor. Jangan sampai kita kecolongan dan baru bertindak setelah ada korban,” Ujar RSM kepada media ini, Selasa (5/5/2025).
- Melangkah Sehat, Bergerak Hijau: PLN UP3 Luwuk Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026 dengan Aksi Bersih Lingkungan
- Gelorakan Semangat Pancasila, PLN dan Pemprov Sulteng Kejar Target 100% Desa Berlistrik di 2029
- Pansus RTRW Menggelar Rapat Penyempurnaan Hasil Evaluasi Kemendagri Terhadap Ranperda RTRW Tahun 2025-2044
RSM juga menyoroti pentingnya penyebarluasan informasi dini kepada masyarakat agar mereka dapat bersiap menghadapi potensi bencana.
“BPBD harus aktif memberikan peringatan dini dan memastikan kesiapan jalur evakuasi, terutama bagi warga di daerah rawan,” tambahnya.
Selain itu, RSM mendesak agar pemerintah Daerah Kotamobagu segera menyiapkan posko siaga dan memperkuat koordinasi antar instansi untuk memastikan bantuan cepat sampai ke warga yang membutuhkan.
Kesiap siagaan perlu untuk memastikan kesiapan di lapangan, seketika diperlukan apabila terjadi bencana yang datang tiba-tiba. ***








