MANADO – Tingginya aktifitas masyarakat Kota Manado.ditengah pandemi Covid-19 dewasa ini, perlu diwaspadai agar tidak terjadi peningkatan penyebaran virus Corona.
Salah satunya, memperketat protokol kesehatan dengan penerapan 4M sesuai arahan Walikota DR Ir GS Vicky Lumentut SH MSi DEA yakni memakai masker, menjaga jarak, mencuci tangan, menghindari kerumunan.
Tidak hanya ditempat umum, penerapan 4M juga berlaku pada angkutan kota (angkot) sebagai sarana transportasi umum yang banyak digunakan masyarakat Kota Manado.
Kepala Dinas Perhubungan (Dishub) Manado Michael Tandirerung mengimbau para sopir dan penumpang pengguna angkot agar mentaati protokol kesehatan untuk menekan penyebaran Covid-19.
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
- Resmikan Museum Negeri Provinsi Sulut, Fadli Zon Puji Kepemimpinan Gubernur Yulius Peduli Dengan Budaya Daerah
“Kami terus mengimbau sopir dan penumpang angkutan kota agar selalu mentaati protokol kesehatan Covid-19 minimal memakai masker dan menjaga jarak saat dalam kendaraan,”jelas Tandirerung.
Menurutnya, mereka yang tidak mentaati protokol kesehatan ada sanksi sesuai aturan Covid-19 yang berlaku. Namun, Tandirerung menegaskan selama ini pihaknya melakukan pendekatan persuasif berupa teguran.
“Kami hanya menegur dan mengimbau jika ada yang tidak memakai masker baik sopir maupun penumpang. Paling sanksinya baru sanksi sosial,”tukasnya. (*)






