Amurang – Dalam upaya pencegahan Covid-19 (Virus Corona), Pemerintah desa Tumpaan Satu terus melakukan penyemprotan disinfektan baik itu di rumah warga, tempat ibadah,sekolah bahkan di ruang publik.
Penjabat Hukum Tua desa Tumpaan Satu Kecamatan Tumpaan Hansye Mintalangi SH, mengatakan upaya penyemprotan disinfektan ini dilakukan dalam upaya pencegahan penyebaran virus yang sudah menelan banyak korban.
“Penyemprotan ini bukan hanya di desa Tumpaan Satu melainkan hampir seluruh desa Tumpaan Raya. Karena masalah ini adalah tanggung jawab kita bersama dalam memutus mata rantai covid-19,” ujar Mintalangi.
Dikatakan Mintalangi,selain melakukan penyemprotan pihaknya terus melakukan sosialisasi kepada masyarakat tentang bahayanya virus corona ini,oleh karena itu dalam memeranginya masyarakat di mintakan untuk mematuhi anjuran pemerintah.
- Diresmikan Presiden Prabowo, Pemkab Minsel Dukung Pengoperasional 1.061 Unit KDKMP
- Bupati Michael Thungari Beri Dukungan dan Apresiasi Serta Motivasi Bagi Ke Empat Siswa Peserta Seleksi Paskibraka Tingkat Provinsi Sulawesi Utara
- Wabup Vasung Hadiri Groundbreaking 10 Gudang Pangan Polri dan Launching Operasional 166 SPPG
“Kepada masyarakat khususnya desa Tumpaan Satu untuk selalu menjaga diri dan tetap menerapkan sosial distancing atau menjaga jarak agar kita terhindar dari virus ini,” Ucap Mintalangi.
Selain itu kata Mintalangi, pihaknya juga bersama masyarakat tetap melakukan pemantauan terutama bagi orang atau pendatang dari luar daerah yang datang berkunjung di desa Tumpaan Satu ini.
“Bagi masyarakat yang baru pulang dari luar daerah agar dapat melakukan karantina diri di rumahnya, dan jika berkeliaran di harapkan masyarakat dapat melaporkan kepada pemerintah desa atau di pihak satgas covid- 19 Minsel.” kata Mintalangi seraya meminta kepada seluruh aparat desa dan kelurahan untuk menjaga setiap akses pintu masuk ke Minsel.
“Jika ada pendatang dari luar Minsel wajib melapor kepada aparat dan pendatang juga harus menunjukan surat sehat dan dokumen seperti Kartu Tanda Penduduk. Juga program ini akan terus berlangsung sampai pandemi covid-19 berakhir.” tutup Mintalangi. (QQ)






