Morut-Untuk mempercepat terwujudnya visi dan misi Morut Cerdas. Maka Pemerintahan Delis – Djira (DIA) terus memberikan prioritas bagi peningkatan kapasitas dan kualitas guru, serta kesejahteraan mereka.
“Kita akan terus mengirim guru-guru sains untuk belajar di luar negeri, dan kepala-kepala sekolah belajar di sekolah-sekolah maju di dalam negeri,” tegas Bupati Morut, Dr dr Delis Julkarson Hehi MARS, di depan para guru PPPK yang mengikuti pelatihan di Diklat TTG Desa Tompira Kecamatan Petasia Timur, Kabupaten Morut, Selasa (24/09/2024).
Untuk itu, di tahun 2025, pelatihan-pelatihan untuk guru tidak akan bergantung lagi pada APBN, tetapi akan memanfaatkan APBD yang ada.
Pemda Morut juga, akan memberikan tunjangan khusus kepada para guru-guru yang belum bersertifikasi.
- Ketua Dewan Andi Silangen Menghadiri Undangan Rapat Kerja Daerah Gerindra Sulut 2026
- Sekwan Silangen Hadiri Peresmian Museum Negeri Provinsi Sulut : Menunjukan Komitmen Kuat Dalam Mendukung Pemeliharaan Cagar Budaya Dan Entitas Pariwisata Berbasis Edukasi
- Diresmikan Menteri Kebudayaan, Wajah Baru Museum Negeri Sulawesi Utara Jadi Ruang Edukasi Modern dan Ikon Wisata Budaya
“Kita ingin semua guru bersemangat dalam bekerja, sebab tugas guru tak sekedar mendidik dan mengajar, tapi juga mempersiapkan generasi muda yang memiliki kualitas SDM yang mumpuni,” tandas orang nomor satu di Morut itu.
Ia meminta, agar masyarakat Morut jangan bangga dengan kekayaan tambang nikel, yang akan habis dalam beberapa tahun ke depan. Tetapi banggalah, jika Morut memiliki generasi penerus dengan kualifikasi SDM yang mumpuni seperti, Negara Singapura yang tak punyan SDA, tetapi bisa jadi negara maju karena SDMnya bermutu tinggi. (RoMa/Uli/Ryo/NAL)








