Morut-Wakil Bupati (Wabup) Morowali Utara, H Djira K SPd MPd, membuka secara resmi pelaksanaan Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) tingkat Kecamatan, di pusatkan di Balai Desa Bungintimbe, Kecamatan Petasia Timur Selasa (10/02/2026).
Hadir dalam kegiatan tersebut, Ketua DPRD Morut diwakili Ketua Komisi I, IM Arief Ibrahim SH MKn, serta Anggota DPRD, Usman Ukas SE, sejumlah Pimpinan OPD, Unsur Tripika Kecamatan Petasia Timur, para Kepala Desa, Ketua Badan Permusyawaratan Desa (BPD) di Kecamatan Petasia Timur, dan tamu undangan lainnya.
Wabup Djira, dalam sambutannya, menegaslan, bahwa Musrenbang tingkat Kecamatan merupakan tahapan lanjutan dari Musrenbang tingkat Desa yang telah dilaksanakan sebelumnya.
Oleh karena itu, apa yang dibahas dalam Musrenbang tingkat Kecamatan, merupakan akumulasi dan kumpulan dari apa yang telah direncanakan oleh seluruh Desa yang ada di suatu Kecamatan.
” Musrenbang tingkat Kecamatan merupakan akumulasi seluruh rencana pembangunan yang dilaksanakan di wilayah Desa di Kecamatan itu sendiri,” tegas Wabup Djira.
Wabup Djira, mengatakan, Morut menjadi Kabupaten dengan tingkat pertumbuhan ekonomi tertinggi di Provinsi Sulawesi Tengah (Sulteng), yakni mencapai 23, 04 persen.
Sehingga prestasi yang membanggakan ini, harus terus dijaga lewat perencanaan pembangunan daerah yang baik, serta pada pelaksanaannya bisa memberikan manfaat secara langsung kepada masyarakat.
” Keberhasilan itu, tentunya merupakan dampak dari membaiknya pembangunan di tingkat Kecamatan,” ungkap Wabup Djira.
Ia juga mengingatkan, kepada para Kedes agar dapat memaksimalkan Pos Bantuan Hukum (Posbankum) yang baru saja di bangun di berbagai Desa dalam rangka menghadirkan penanganan hukum secara cepat, tepat dan akurat di tingkat Desa.
Selain di Kecamatan Petasia Timur, sehari sebelumnya, Wabup Djira, juga telah membuka secara resmi pelaksanaan Musrenbang yang dilaksanakan di Desa Lembah Sumara, Kecamatan Soyojaya. (*)
![]()









