Buton-Pemerintah Kabupaten Buton menggelar peringatan Hari Ibu ke-97 yang dirangkaikan dengan Hari Ulang Tahun (HUT) ke-26 Dharma Wanita Persatuan (DWP). Acara yang berlangsung khidmat tersebut dilaksanakan di Aula Kantor Bupati Buton, Senin (22/12/2025).
Acara ini dihadiri oleh Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa,ST, Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Buton, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Buton, unsur Forkopimda, jajaran Organisasi Perangkat Daerah (OPD), para Camat se-Kabupaten Buton serta pengurus dan anggota Dharma Wanita Persatuan se-Kabupaten Buton.
Penasehat Dharma Wanita Persatuan Kabupaten Buton Ny. Maimunah Moko Syarifudin Saafa, dalam sambutannya menekankan bahwa Hari Ibu adalah momentum penting untuk menghargai perjuangan perempuan Indonesia yang telah dimulai sejak Kongres Perempuan pertama tahun 1928.
“Perempuan memiliki peran yang sangat penting dan strategis. Tidak hanya dalam keluarga sebagai pendidik karakter generasi penerus, tetapi juga dalam kehidupan bermasyarakat, berbangsa, dan bernegara,” Ucapnya.
Ny.Maimunah menuturkan bahwa ibu merupakan amanah dari Allah SWT yang memiliki peran mulia sebagai guru pertama dalam menanamkan nilai-nilai dasar kehidupan kepada anak. Namun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental para ibu.
“Ibu merupakan amanah dari Allah SWT yang memiliki peran mulia sebagai guru pertama dalam menanamkan nilai-nilai dasar kehidupan kepada anak. Namun demikian, ia juga mengingatkan pentingnya perhatian terhadap kesehatan fisik dan mental para ibu.” Ujar Ny. Maimunah.
Sementara itu,Wakil Bupati Buton Syarifudin Saafa, S.T, mewakili Bupati Buton menyampaikan ucapan selamat ulang tahun Dharma Wanita Persatuan ke-26 dan Selamat Hari Ibu ke-97 Tahun 2025 kepada seluruh kaum perempuan dan ibu-ibu di Kabupaten Buton yang telah menjadi pendamping suami sekaligus pilar penting dalam keluarga.
“Perjuangan perempuan tidak dapat dipisahkan dari sejarah panjang bangsa Indonesia. Saya berharap peringatan ini meningkatkan kesadaran akan pentingnya peran perempuan dalam menyukseskan berbagai program pembangunan,” tegas Wabup.
Lebih lanjut, Wabup Buton mendorong agar Dharma Wanita Persatuan terus bertransformasi menjadi organisasi yang adaptif dan inovatif. “Tantangan ke depan semakin kompleks. DWP harus mampu meningkatkan kualitas SDM, memperluas kreativitas, dan menumbuhkan kepedulian sosial di tengah masyarakat,” pungkasnya.
Dalam kegiatan ini juga ditegaskan bahwa anggota Dharma Wanita Persatuan, Bhayangkari, Persit Kartika Chandra Kirana, Adhyaksa Dharmakarini, Dharmayukti Karini, PKK, Dekranas, dan IBI merupakan perempuan-perempuan pilihan yang diamanahkan peran mulia sebagai penopang keluarga dan pendidik generasi bangsa menuju Indonesia Emas 2045.
Kegiatan ini dirangkaikan dengan berbagai agenda, antara lain pemotongan tumpeng, pembacaan sejarah singkat Hari Ibu, penyerahan piagam E-Reporting tingkat Provinsi, penyerahan cenderamata bagi purna bakti, serta penyerahan cenderamata kepada admin E-Reporting tingkat Kabupaten. (*L@)








